Ini Nasib Pengrajin Tape, Sejak Bondowoso Menjadi Republik Kopi

675
Tapai Bondowoso

BONDOWOSO – Julukan Bondowoso sebagai kota tape kini mulai meredup, sejak dideklarasikannya Bondowoso Republik Kopi. Bahkan, tape manis  Bendebesah yang melegenda, kini mulai menurun produksinya.

Menyikapi hal ini, Ketua asosiasi pengrajin tape Desa Sumber Tengah Kecamatan Binakal yang menaungi 35 pengrajin tape ini berharap, pemerintah juga memperhatikan pengrajin tape baik itu dari pengelolaan bahan dasarnya, hingga pemasarannya.

“Kami ingin mencari alternatif lain selain memproduksi tape, karena menurut kami masih banyak makanan olahan yang berbahan dasar tape. Tapi, selama ini kami belum punya keterampilan khusus untuk itu. Ya, mau tidak mau kami harus terus memproduksi tape, meskipun produksinya semakin hari semakin berkurang,” kata Mulyadi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here