Ini Pesan Wakil Bupati untuk Sektor Kebudayaan di Bondowoso

435
Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar saat memberikan sambutan dalam Safari pendidikan dan Kebudayaan di SMPN 1 Tlogosari

BONDOWOSO -Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar, mengkritisi “tarian molong kopi” yang selama ini menjadi branding Kabupaten berjuluk Republik Kopi ini.

Menurutnya, tarian molong kopi seharusnya bisa dipatenkan sebagai salah satu kesenian Kabupaten Bondowoso, mulai dari kostum, gerakan tari, serta iring-iringan musiknya, dengan mengedepankan karakter asli Bondowoso.

“Selama ini di setiap kegiatan, tari molong kopi ini berbeda. Baik itu dari gerakannya, asesoris maupun kostum para penarinya. Karena ini branding Bondowoso, maka harus diseragamkan dan dipatenkan agar menjadi ikon Bondowoso,” kata Wabup Irwan, Senin (25/2/2019).

Bersama Bupati Salwa Arifin dalam Safari Pendidikan di SMPN 1 Tlogosari, Wabup menekankan agar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, mengevaluasi lagi bidang kebudayaan agar, sektor ini bisa dikembangkan.

“Selain peninggalan jaman purba (megalitikum), Bondowoso termasuk kabupaten yang memiliki banyak budaya dan kesenian yang harus diperhatikan. Oleh karena itu, kedepannya, penguatan karakter daerah di bidang kebudayaan bisa ditingkatkan,” imbaunya.

Penguatan karakter daerah di bidang Kebudayaan ini, mendapat dukungan dari Ketua Fraksi PDIP Bondowoso. Menurutnya, Bondowoso memiliki banyak peninggalan jaman megalitikum, budaya dan kesenian asli daerah.

“Penguatan karakter daerah di bidang Kebudayaan harus ditingkatkan. Karena Bondowoso sebagai pusat megalitikum, pasti ada unsur seni dan budaya yang mengiringi. Maka Dinas Pendidikan dan Kebudayaan harus meningkatkan sektor ini,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here