Ini Upaya Dinkes Cegah Peningkatan Penderita HIV/AIDS di Bondowoso

328

BONDOWOSO – Kepala Dinas Kesehatan dr H Muhammad Imron, tidak menampik jika di tahun 2016 ditemukan sebanyak 72 orang penderita HIV/AIDS di Kabupaten Bondowoso. Temuan ini juga menjadi atensi Dinas Kesehatan untuk terus melakukan langkah-langkah pencegahan.

“Memang benar saat ini di Bondowoso ada 72 penderita HIV/AIDS. Oleh karena itu, untuk langkah awal kami harus mencukupi stok obat antiretroviral (ARV),” katanya ketika dihubungi Bharata Online, Senin (18/7/2016).

Baca : 72 Orang di Bondowoso Positif HIV/AIDS

Selain langkah pencegahan melalui obat ARV, lanjut M Imron, Dinkes juga menggandeng Yayasan Pemberdayaan Intensif Kesehatan Masyarakat (Yapikma) untuk pendampingan kasus dan membentuk klinik KT HIV baru, untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, Dinkes juga melakukan pelacakan dan screening populasi kepada masyarakat.

“Selain mensosialisasikan bahaya dan cara pencegahan HIV/AIDS, kami juga melakukan screening kepada populasi kunci, seperti Wanita Pekerja Seks (WPS), pelanggan WPS, Waria dan Lelaki seks dengan Lelaki (LSL). Tak hanya itu, kami juga menscreening ibu hamil, penderita TB paru dan IMS,” ungkapnya.

Bahkan, Dinas Kesehatan juga pernah melakukan mobile VCT (Voluntary Conseling and Testing) pada sekelompok waria di Kecamatan Tapen, yang dikemas dengan acara buka bersama pada bulan Juni lalu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here