Ini yang Dilakukan Pemdes Sukowiryo untuk Menanggulangi Covid-19

70
Beni Mailandika Kepala Desa Sukowiryo, bersama Babinkamtibmas, unsur TNI dan perangkat desa, usai melakukan penyemprotan disinfektan ke pelosok desa

BONDOWOSO – Pemerintahan Desa (Pemdes) yang kini mendapat kewenangan menggunakan Dana Desa untuk menanggulangi penyebaran virus corona atau Covid-19, diharapkan bisa memutus mata rantai penularan virus berbahaya ini.

Oleh karena itu, saat ini Pemdes tengah menggencarkan penyemprotan disinfektan, menyalurkan masker gratis, hand sanitizer serta mensosialisasikan aturan dan himbauan pemerintah, dalam menanggulangi pandemi Covid-19.

Semisal yang dilakukan oleh Beni Mailandika Kepala Desa Sukowiryo Kecamatan Bondowoso bersama Babinkamtibmas, TNI serta perangkatnya, yang terus melakukan penanganan dan penularan Covid-19, dengan melakukan penyemprotan disinfektan ke seluruh pelosok desa.

“Kami tidak ingin warga Desa Sukowiryo terpapar virus corona yang saat ini tengah mewabah di segala penjuru wilayah Indonesia. Berbagai upaya telah kami lakukan, agar penyebaran Covid-19 ini tidak masuk ke wilayah desa kami,” katanya, Senin (6/4/2020).

Selain melakukan penyemprotan disinfektan ke pelosok desa, Kades yang akrab dipanggil Beni ini, bersama jajarannya juga mensosialisasikan bahaya dan cara mengantisipasi penularan Covid-19 kepada masyarakat.

“Kami bahu-membahu melakukan tindakan preventif, agar virus Corona ini tidak menyebar. Saya berharap di tengah situasi yang mengkhawatirkan ini, agar masyarakat tidak panik. Pandemi ini membutuhkan tingkat komitmen besar dari semua elemen. Tetap tenang tidak panik, tingkatkan kewaspadaan agar Covid-19 bisa dihambat,” pesannya.

Selain melakukan penyemprotan, pihaknya juga mengajak warga agar dengan sukarela menyediakan wadah cuci tangan di tempat-tempat umum dan rumah warga.

“Jadikan hidup bersih dan sehat sebagai bagian dari budaya. Karena ini bisa menangkal penyebaran Covid-19,” ujar Kades Sukowiryo.

Iapun menghimbau kepada warga yang baru pulang dari luar kota, kiranya dapat melaporkan diri ke pemerintah setempat.

“Partisipasi dan kesadaran masyarakat sangat kami butuhkan. Jadi, jika ada warga yang baru pulang kampung, segera melapor untuk diperiksa kesehatannya. Ini sangat penting, mengingat saat ini di Kabupaten Bondowoso sudah ada pasien positif Covid-19, akibat datang dari luar kota,” harapnya.

Seperti diketahui, saat ini di Bondowoso, tercatat jumlah orang dalam pantauan sebanyak 720 orang, dan pasien dalam pengawasan berjumlah 1 orang. Sedangkan saat ini juga tercatat ada 1 warga Bondowoso yang positif Covid-19. (rizqi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here