Insentif Guru Ngaji di Bondowoso Cair, Ini Jadwalnya

122
Sekda Bondowoso Syaifullah

BONDOWOSO – Ditengah pandemi Corona Virus Disease (Covid-19), anggaran yang melekat disetiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso dipangkas sebesar 50 persen untuk refocusing penanganan Covid-19.

Namun demikian, anggaran yang digeser untuk refocusing penanganan Covid-19 tersebut adalah anggaran yang dialokasikan kepada kegiatan yang tidak terlalu prioritas, seperti, kegiatan seremonial serta beberapa pembangunan yang tak terlalu urgent di daerah Kabupaten yang dikenal sebagai penghasil kopi ini.

Salah satu kegiatan yang dinilai sangat urgent dan harus segera dicairkan adalah insentif guru ngaji yang merupakan janji kampanye pasangan Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Bondowoso terpilih, yakni, KH Salwa Arifin dan Irwan Bachtiar Rahmat.

Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Bondowoso, Syaifullah, Pemkab akan segera mencairkan insentif guru ngaji mulai 30 April 2020 dan dilaksanakan secara bertahap. Untuk nominalnya, dikatakannya, masih sama seperti awal disetujui sebesar Rp1,5juta.

“Ini perintah pak Bupati. Dalam waktu dekat ini akan segera diserahkan, dua minggu sebelum lebaran,” jelasnya, Rabu (29/4/2020).

Dikatakan mantan Aparatur Sipin Negara (ASN) di Kabupaten Situbondo ini, jumlah penerima insentif guru ngaji di Kabupaten Bondowoso mengalami peningkatan dibandingkan pada tahun 2019 lalu.

“Setelah dilakukan perbaikan dan sesuai kriteria, ada tambahan sekitar 200 guru ngaji. Dari data tahun lalu, yang tidak memenuhi kriteria telah diganti dengan guru ngaji yang benar,” papar Syaifullah.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Bondowoso, Harimas, melalui Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Non Formal (PNF), Murni membenarkan, bahwa insentif guru ngaji akan segera dicairkan namun dilakukan secara bertahap.

“Jumlah total penerima insentif guru ngaji ditahun 2020 ini sebanyak 5.621 orang, yang sebelumnya hanya ada 5.435 penerima,” pungkasnya.

Untuk diketahui, jadwal pencairan insentif guru ngaji bakal dimulai pada 30 April bagi guru ngaji di Kecamatan Bondowoso, Tlogosari, Pujer, Wringin, Prajekan, Wonosari dan Maesan. Sedangkan untuk Kecamatan Tegalampel,Binakal, Curahdami, Botolinggo, Sukosari dan Tamanan akan dicairkan pada 4 Mei 2020 mendatang.

Selain itu, pada 5 Mei 2020 insentif guru ngaji akan dicairkan untuk Kecamatan Tenggarang, Pakem, Cermee, Sumberwringin dan Grujugan. Pada 6 Mei 2020, akan dicairkan untuk guru ngaji di Kecamatan Taman Krocok, Pakem, Klabang, Tapen dan Jambesari Darussolah. Sedangkan, untuk Kecamatan Ijen dicairkan pada 8 Mei 2020 mendatang. (Yudis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here