Interpelasi Bukan Untuk Menjatuhkan Bupati Bondowoso

551
Wakil Ketua DPRD Bondowoso, Sinung Sudrajad saat dikonfirmasi

BONDOWOSO – Hak interpelasi yang digunakan oleh DPRD Bondowoso untuk meminta penjelasan dari eksekutif, terkait carut marut mutasi ASN yang dilakukan beberapa waktu yang lalu, secara tegas dikatakan oleh Sinung Sudrajad, bukan sebuah strategi untuk menjatuhkan Bupati KH Salwa Arifin.

Bahkan, dirinya sangat menyayangkan jika hak interpelasi ini ditandingi oleh pengerahan massa atau yang disebut people power, sebagai bentuk perlawanan dari relawan Sabar untuk mengawal Bupati Bondowoso.

“Sekali lagi tolong dipahami. Nilailah sesuatu dari segenap sisi. Jangan dari satu sisi. Saya jelaskan, interpelasi ini merupakan bentuk sinergi antara legislatif dan eksekutif untuk membahas kebijakan strategis. Jadi, sama sekali tidak ada upaya untuk menjatuhkan bupati. Justru, jika ada people power, ini akan membuat kondisi semakin runyam,” terang Wakil Ketua DPRD Bondowoso ini melalui sambungan teleponnya, Sabtu (09/11/2019).

Dirinya menjelaskan kembali agar masyarakat khususnya relawan Sabar memahami apa itu hak interpelasi. Karena, melalui interpelasi ini, lanjut Sinung, diharapkan akan ada kebijakan-kebijakan dan strategi untuk membangun Bondowoso lebih baik.

“Sekali lagi, mari kita objektif menilai sesuatu. Jangan anggap interpelasi yang dilayangkan oleh teman-teman DPRD sebagai bentuk niatan kami untuk menjatuhkan Bupati Bondowoso,” tegasnya.

Seperti diketahui, saat ini DPRD Bondowoso sudah melakukan tahapan hak interpelasi melalui penyampaian materi interpelasi dalam rapat paripurna intern, di gedung DPRD. Kemudian, tahapan kedua rencana akan dilaksanakan Senin 11 November 2019 mendatang. (rizqi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here