Kadis Dikbud Bondowoso Larang Guru Gunakan HP Saat Mengajar

16
Kadis Dikbud Bondowoso, Harimas, saat diwawancara sejumlah awak media

BONDOWOSO – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso, Drs H Harimas MSi, tidak akan segan-segan memindah tugaskan para Kepala Sekolah ataupun guru jika ketahuan masih menggunakan alat komunikasi, gadget atau smartphone pada saat proses belajar mengajar.

Hal tersebut dilakukan untuk meminimalisir dampak negatif terhadap perkembangan mental anak, dan sudah sesuai dengan amanah Bupati untuk mengawasi anak dalam penggunaan gadget, saat acara Gerakan Nasional Orangtua Membacakan Buku (Gernas Baku) di pendopo bupati, Sabtu (27/7/2019).

“Sebagai tindak lanjut dari apa yang telah disampaikan bapak bupati, kepada setiap kepala sekolah dan guru pihak dinas akan berkirim surat secara tertulis bahwasanya saat proses belajar-mengajar para guru dilarang menggunakan HP, khususnya Guru Paud,” tegas Harimas.

Menurut Harimas, tindakan yang akan dilakukan oleh pihak dinas telah mendapatkan persetujuan dari Bupati Bondowoso, agar nantinya menjadi catatan khusus bagi tenaga pendidik yang ada dikabupaten setempat.

Kendati demikian, Harimas tidak memungkiri jika saat ini banyak Lembaga-lembaga pendidikan yang ada telah bergantung dengan adanya gadget atau smartphone.

“Silahkan, yang penting kita bisa membagi waktunya, antara kepentingan pribadi dan pekerjaan, dan saya masih banyak melihat para guru-guru ditingkat SD masih menggunakan HP pada saat proses belajar-mengajar nantinya akan saya larang hal semacam itu,” tandasnya.

Bahkan, mantan Sekretaris Dewan (Sekwan) tersebut tidak akan segan-segan memindah tugaskan guru yang masih tidak mengindahkan peringatan keras dari pihak Dinas Dikbud tersebut sebagai sanksi terhadap kelalaiannya.

“Pertama kita ingatkan secara surat, tapi jika masih tetap dan masih ada laporan terus menerus akan saya mutasi,” tukasnya. (yudi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here