Kadis Dikbud Bondowoso Tinjau PPDB di Beberapa Sekolah

Soal Zonasi, Harimas: Sampai Saat ini di Bondowoso Masih Kondusif

310
Kepala Dinas DIkbud Drs H Harimas MSi, (kanan) bersama Mohamad Rubangi (kiri) Kepala Sekoalah SMPN 1 Bondowoso, saat meninjau PPDB

BONDOWOSO – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Bondowoso, meninjau langsung pengumuman penerimaan hasil Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) yang saat ini menggunakan sistem zonasi, ke beberapa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Bondowoso, Senin (1/7/2019).

Harimas, Kepala Dinas Dikbud, yang meninjau langsung pengumuman penerimaan siswa baru di SMPN 1 Bondowoso mengatakan, saat ini PPDB di semua sekolah di Kabupaten Bondowoso, dengan sistem zonasi, berjalan kondusif dan tidak ada gejolak.

“Untuk PPDB di Bondowoso sampai saat ini masih kondusif. Bahkan, saat ini semua masyarakat sudah mulai memahami. Karena, sistem ini bukan kebijakan dari daerah, tetapi kebijakan dari pusat berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) No. 51 tahun 2018,” jelasnya.

Dirinya tidak memungkiri, jika sebelumnya banyak orangtua dan siswa yang yang was-was dengan sistem zonasi. Akan tetapi, semua sekolah sudah berkoordinasi, untuk saling mengisi kekurangan kuota siswa baru.

“Semisal di SMPN 1 Bondowoso yang kelebihan 12 pendaftar, nanti bisa diarahkan bisa masuk ke sekolah terdekat. Misalnya, di SMPN 4 yang sebelumnya kekurangan sekitar 50 pendaftar. Jadi ini tergantung kecepatan orangtua untuk mendaftarkan ke sekolah alternatif lain,” ujarnya ditemani oleh Kepala Sekolah SMPN 1 Bondowoso.

Sementara, Kepala Sekolah SMPN 1 Bondowoso, Mohamad Rubangi kepada Bharata Online menjelaskan, saat ini sekolah yang dipimpinnya menerima kuota siswa baru sebanyak 7 rombongan belajar (rombel). Dan semua siswa yang diterima berdasarkan sistem zonasi dan jalur prestasi.

“Sesuai dengan Dapodik, kita menerima kuota 219 siswa baru, yang terdiri 6 rombel besar yang berkapasitas 32 siswa, sedangkan untuk rombel kecil, 1 rombelnya berisi 27 siswa. Untuk sementara, pembagian rombelnya kita campur dulu selama MPLS, nantinya kita pecah/bagi per rombel,” terangnya.  

Sekedar diketahui, Drs H Harimas MSi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan meninjau langsung PPDB di SMPN 1 Bondowoso bersama Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Lilik Harijati. Kemudian kunjungan Kepala Dinas Dikbud dan Kabid Dikdas dilanjutkan ke SMPN 4, SMPN 7 serta beberapa SD dan SMP Negeri di Bondowoso. (rizqi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here