Kampung Tangguh Covid-19 di Bondowoso Dilombakan

83
Bupati KH Salwa Arifin didampingi Wakil Bupati Irwan Bachtiar bersama Dandim 0822 dan Kapolres Bondowoso

BONDOWOSO – Dalam rangka menuju kebiasaan hidup baru atau yang lumrah disebut new normal, serta menumbuhkan semangat untuk menekan penyebaran Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso menggelar lomba kampung tangguh.  

Lomba kampung tangguh tersebut juga bertujuan agar masyarakat secara mandiri menjaga dirinya sendiri serta menjaga lingkungan sekitar, untuk memutus mata rantai penyebaran virus yang sampai saat ini masih belum ditemukan vaksinnya tersebut.

Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin saat memimpin Rapat Koordinasi pembentukan tim lomba kampung tangguh mengatakan, saat ini masih dalam tahap pembentukan tim seleksi atau tim penilai lomba kampung tangguh yang nantinya akan memberikan penilaian kepada setiap peserta Lomba.

“Ke depan perlu penilaian yang akurat. Pembentukan tim ini sangat perlu, untuk memberikan penekanan kepada kampung tangguh, agar betul-betul melaksanakan sesuai ketentuan,” ungkap Bupati, di pendopo Bupati, Kamis (18/6/2020).

Dalam pembentukan tim penilai, diwajibkan untuk bersungguh-sungguh dalam memberikan penilaian kepada para peserta sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan.

“Pertama dengan terbentuknya tim dan kinerja dari tim itu sendiri, sehingga kampung tangguh bisa terasa manfaatnya,” jelasnya.

Ditempat yang sama Kapolres AKPB  Erick Frendriz, menyampaikan jika dengan adanya kampung tangguh diharapkan kedepan juga akan ada kecamatan- kecamatan tangguh.

“Dengan lomba ini diharapkan mampu membuat kampung efektif  dalam menangkal virus Corona, Selain itu bagaimana partisipasi masyarakat karena konsep.dasar  kampung tangguh adalah kebersamaan dan gotong royong,” tukasnya.

Rahmat dan Kapolres AKBP Erick saat membuka rapat pembentukan Tim Penilai Kampung Tangguh

Sementara, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bondowoso, Kukuh Triyatmoko mengatakan, akan digelarnya lomba kampung tangguh adalah kesiapan beranjak menjadi desa mandiri tanggap bencana yaitu tentang pencegahan covid-19.

“Dalam lomba ada tujuh kriteria penilaian kampung tangguh. Adapun tujuh kriteria tersebut diantaranya adalah tangguh psikologis, pangan, informasi, kesehatan, sumber daya manusia, Kamtibmas dan tangguh budaya,” urainya.

Sedangkan untuk penilaiannya, akan dilaksanakan selama 3 hari dimulai tanggal 22-25 Juni 2020. Sementara untuk pemenang lomba kampung tangguh Covid-19 di Bondowoso, diumumkan awal Juli mendatang.

“Pesertanya dari perwakilan 23 kecamatan se Kabupaten Bondowoso. Satu kecamatan mendaftarakan satu kampung tangguh untuk diikutkan dalam lomba, namun jika siap mengikutsertakan lebih dari satu kampung tangguh juga boleh. Nantina akan diambil tiga pemenang, yang akan mendapatkan hadiah tropi, uang pembinaan, dan piagam,” pungkasnya. (yudi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here