Kawal Pendistribusian Pupuk Bersubsidi, Tahun 2018 Disperta Gunakan e-RDKK

462
H Munandar SP MM, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bondowoso

BONDOWOSO – Upaya meminimalisir penyalahgunaan pupuk bersubsidi di Indonesia, Pemerintah menerapkan sistem penyaluran melalui RDKK (rencana definitif kebutuhan kelompok). Bahkan, mulai tahun 2018, sudah melalui elektronik RDKK (e-RDKK).

Perubahan sistem manual ke online dengan basis teknologi ini diyakini mampu mempermudah pemantauan ataupun pengawasan pendistribusian pupuk bersubsidi, yang diberikan pemerintah kepada para petani di Indonesia.

Menindaklanjuti rencana pemerintah tersebut, Dinas Pertanian Bondowoso sudah melakukan sosialisasi e-RDKK ke setiap Balai Penyuluhan Petani (BPP). “Saat ini kami dalam proses sosialisasi ke semua BPP,” kata H Munandar SP MM, Kepala Dinas Pertanian Bondowoso, Senin (8/5/2017) di ruang kerjanya.

Munandar mengatakan, sistem manual pendistribusian pupuk saat ini berlebihan. Dirinya menilai tingkat konsumtif petani di Indonesia berlebihan dan kurang maksimal. Bahkan, melalui sitem online ini, penyalahgunaan pupuk bersubsidi yang bisa berimbas pada kelangkaan pupuk akan terpantau dan kios tidak bisa lagi bermain

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here