Kembangkan Desa Wisata, Kemendes Kunjungi Taman Rengganis

262
Rombongan dari Kemendes, Dinas PMD dan mahasiswa Unej, bersama Kades Glingseran saat berforo barend di objek wisata Taman Rengganis

BONDOWOSO – Desa membangun perekonomian lewat sektor wisata, saat ini bukan lagi sekadar slogan. Buktinya, cukup banyak desa di Kabupaten Bondowoso yang perekonomiannya bergerak pesat lewat sektor wisata.

Saat ini desa tidak lagi menjadi penonton dalam pembangunan, tetapi telah menjadi pelaku dalam kegiatan pembangunan itu sendiri. Begitu banyak potensi di desa yang bisa dikelola dan dikembangkan bersama oleh pemerintah desa dan masyarakat desa itu sendiri.

Tinggal bagaimana membuat sebuah perencanaan yang strategis dalam menentukan sektor usaha apa yang akan difokuskan untuk dijalankan. Maka, saat ini di Kabupaten Bondowoso ada 3 desa wisata unggulan yang mendapat perhatian khusus dari Kementerian Desa (Kemendes).

Bondowoso memiliki sektor pariwisata yang sangat potensial untuk dikembangkan. Karena, banyak desa di Bondowoso memilki potensi pariwisata yang bisa dikelola, baik dari kebudayaan, kesenian, peninggalan sejarah, hingga wisata alam yang bisa dijadikan sebuah konsep bisnis yang bisa dijalankan oleh masyarakat desa.

Pengembangan desa wisata ini, ternyata juga mendapat dukungan penuh dari Kementerian Desa (Kemendes). Bahkan, untuk meningkatkan potensi desa wisata, Kemendes turun langsung ke lapangan untuk memberikan bimbingan teknis bagi desa-desa yang memiliki potensi wisata di Kabupaten Bondowoso.

Semisal desa wisata yang di Kabupaten Bondowoso, yang baru-baru ini mendapat bimbingan dari Kemendes, yakni, Tirta Agung Desa Sukosari Kidul, Wisata Rawa Indah Almour Desa Alas Sumur dan Taman Rengganis Desa Glingseran.

Ketiga desa wisata tersebut secara langsung mendapat bimbingan, sistem pemasaran, promosi, dan dukungan untuk peningkatan sektor kepariwisataannya. Selama 3 hari, pelaku wisata di 3 desa tersebut digembleng agar mampu membangun dan meningkatkan destinasi wisata di desanya.

Kepala Desa Glingseran Kecamatan Wringin, Sulaedi mengungkapkan, pihaknya sebagai pelaku wisata sangat terbantu atas bimbingan Kemendes dalam meningatkan potensi wisata di desanya.

“Tentu kami ingin terus mengembangkan objek wisata Taman Rengganis, agar mampu bersaing dengan objek wisata di kabupaten lain. Dan kami optimis, jika pendampingan semacam ini terus dilakukan, sektor pariwisata khususnya desa wisata di Bondowoso, akan terus meningkat dan layak jual,” terang Sulaedi, Sabtu (13/7/2019).

Kades Glingseran juga memberikan apresiasi kepada tim Kemendes yang terjun langsung mengunjungi Taman Rengganis. Menurutnya, objek wisata alam dengan kealamiannya tersebut mendapat pujian dari Kemendes.

“Mereka yang datang sangat antusias untuk membantu pengembangan, pemasaran dan promosi objek wisata andalan desa kami. Bahkan, karena Taman Rengganis, langsung bersentuhan dengan alam, mereka menyarankan untuk tidak dirubah dan tetap alami,” jelas dia usai menyambut kedatangan tim Kemendes di objek wisata Taman Rengganis.

Peningkatan desa wisata, lanjut Sulaedi, sangat sejalan dengan progres pembangunan di era kepekemimpinan Bupati KH Salwa Arifin dan Wakil Bupati Irwan Bachtiar. Pasalnya, kedepan pemerintah tengah fokus membangun sektor pariwisata untuk menuju Bondowoso Melesat.

“Jadi, upaya Kemendes dalam meningkatkan desa wisata, sangat singkron dengan fokus pembangunan di Bondowoso. Disamping itu, selain kami terus berbenah untuk membangun SDM di sekitar objek wisata, dukungan dari pemerintah pusat, provinsi dan khususnya pemkab, sangat kami butuhkan,” harapnya.

Pengembangan desa wisata oleh Kemendes, tidak lepas juga dari peran Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD). Pasalnya, Dinas PMD yang merekomendasikan 3 desa wisata tersebut untuk mendapatkan pendampingan dai Kemendes.

Seperti diketahui, rombongan Kemendes yang mengunjungi Taman Rengganis didampingi oleh Sekretaris Dinas PMD, Asnawi Sabil, dan Kabid Pemberdayaan Desa Ahmad Yulianto.

Adapun yang ikut hadir dari pihak Kemendes diantaranya, Caventer sekaligus Tenaga Ahli dari Direktorat Pembangunan  Sarana & Prasarana Desa, Ditjen PPMD, Kemendesa PDTT. Serta Staf Sub Direktorat Sarpras Telekomunikasi Desa, Direktorat PSPD, Ditjen PPMD, Kemendesa PDTT. (rizqi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here