Kembangkan Pisang Cavendish di Bondowoso, Pemkab Gandeng PT GGP

55
PT GGP beserta Perwakilan dari Kementerian Pertanian (Kementan), Bea Cukai dan Kementerian Perekonomian (Kemenko) saat menemui Bupati Salwa Arifin di Pendopo

BONDOWOSO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso terus melakukan upaya dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat melalui sektor pertanian.

Untuk itu, Pemkab Bondowoso melalui Dinas Pertanian dan Peternakan (Disnakkan) menggandeng PT Great Giant Pineapple (GGP) dalam rangka menindaklanjuti rencana penanaman pisang cavendish yang bakal dikembangkan secara kemitraan bersama masyarakat.

Kali ini, PT GGP beserta perwakilan dari Kementerian Pertanian (Kementan), Bea Cukai dan Kementerian Perekonomian (Kemenko) menemui Bupati Salwa Arifin di Pendopo, Selasa (10/3/2020).

Mewakili Bupati Salwa Arifin, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bondowoso, Syaifullah mengatakan, bahwa dirinya yakin pengembangan pisang Cavendish di Kabupaten yang dikenal sebagai daerah penghasil kopi ini merupakan langkah tepat untuk memajukan sektor pertanian.

“Ini peluang bagus untuk kemajuan pertanian di Kabupaten Bondowoso. Karena di Indonesia hanya beberapa Kabupaten yang ditunjuk mengembangkan pisang cavendish,” jelasnya.

Sementara, Corporate Affair PT GGP, Willy Sugiono menjelaskan skema kemitraan dengan masyarakat atau petani. Menurutnya, pihak perusahaan akan menyediakan bantuan bibit pisang cavendish dan harus ditanam dan dirawat oleh petani yang didampingi oleh pihak perusahaan.

“Kemudian, perusahaan berkewajiban membeli hasil pertanian budidaya pisang tersebut,” jelasnya.

Untuk diketahui, setelah melakukan pertemuan di Pendopo Bupati, pihak Pemkab beserta PT GGP, perwakilan Kementan, Bea Cukai dan Kemenko meninjau lahan pertanian di Desa Sukowono Kecamatan Pujer. Sedangkan untuk penanaman awal akan dilakukan pada bulan Juni 2020 mendatang. (yudis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here