Kenaikan Harga Tembakau Tak Sepadan dengan Biaya Produksi

Petani Tembakau Mitra Perusahaan sangat Dilematis

174
Tanaman tembakau (ilustrasi)

BONDOWOSO – Pasar oligopsoni tembakau di Kabupaten Bondowoso kian memperburuk nasib petani mitra perusahaan PT Sadhana Arif Nusa. Bahkan, meskipun harga tembakau kini mulai naik di kisaran harga Rp 25-34 ribu per Kg, petani tembakau tetap merugi.

Tak hanya pasar oligopsoni, saat ini faktor cuaca memberikan dampak pada meningkatnya biaya produki tembakau rajangan. Pasalnya, proses penjemuran tembakau rajangan memerlukan waktu hingga 3 hari.

“Seharusnya pihak perusahaan memberikan kebijakan harga dengan memperhatikan biaya produksi dan kondisi alam yang saat ini menambah biaya proses produksi. Bukan tidak mungkin petani mitra petani akan menjual tembakaunya kepada perusahaan lain,” ujar M Yazid, Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Kabupaten Bondowoso, Rabu (14/9/2016) kemarin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here