Keterlambatan Pelaporan Aset, Ini Jawaban Plt Kadis PUPR Bondowoso

333
Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bondowoso, Mulyadi

BONDOWOSO – Pelaporan aset milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bondowoso menjadi catatan laporan yang nilainya masih merah setelah Pelaporan dana BOS Disdikbud di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bondowoso, Agung Trihandono menegaskan Kepada Dinas PUPR untuk memperbaiki pelaporan aset yang nantinya akan menjadi evaluasi dan akan mendapatkan catatan dari BPK.

“Kepada Plt Kepala Dinas PUPR, tolong itu segera diperbaiki,” tegasnya usai mengikuti kunjungan Bupati Bondowoso dalam Jum’at Bersih di UPT SDA Dinas PUPR di wilayah Wonosari, Jumat (1/3/2019).

Sebelumnya, Agung mengatakan bahwa catatan merah dari BPK, jika tidak bisa segera diperbaiki akan berdampak pada penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang pernah diraih Kabupaten Bondowoso enam kali berturut-turut ini.

Di tempat yang sama, Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bondowoso, Mulyadi menanggapi hal tersebut. Bahkan, dirinya tidak memungkiri terkait keterlambatan pelaporan aset di dinas yang sekarang dipimpinnya itu.

“Kami tidak pungkiri itu, memang selama beberapa tahun belakangan ini banyak temuan-temuan BPK tentang keterlambatan pelaporan aset karena keberadaan SDM dan keberadaan pembangunan yang kami lakukan menyeluruh di Kabupaten Bondowoso memang sangat menyulitkan,” ungkapnya ketika dikonfirmasi beberapa awak media.

Namun demikian, dikatakan Mulyadi, pihaknya akan segera melakukan perubahan pola dan sistem yang akan secara langsung mengupdate setiap perubahan pembangunan yang ada di Dinas PUPR Kabupaten Bondowoso.

“Sehingga nantinya, kami tidak akan kesulitan dalam membuat pelaporan aset yang dimiliki,” pungkas mantan Direktur PDAM Kabupaten Bondowoso ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here