Ketua DPD Golkar, Calon Kuat Pimpinan DPRD Bondowoso

84
Foto bersama seluruh pengurus dan anggota DPD Golkar Bondowoso, bersama Sekretaris DPD Jatim dan Ketua DPD Bondowoso usai melaksanakan rapat pleno penentuan pimpinan DPRD

BONDOWOSO – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Bondowoso menggelar Rapat Pleno Diperluas untuk menentukan dan menetapkan calon pimpinan DPRD Bondowoso periode 2019-2024, Jumat (23/8/2019) malam, di kantor DPD setempat.

Sekretaris DPD I Partai Golkar Provinsi Jawa Timur Sahat Tua Simanjuntak, yang hadir dalam rapat tersebut mengatakan, DPD Bondowoso mengusulkan 3 nama calon pimpinan DPRD Bondowoso, yakni, H Moh Supriadi, Ady Kriesna dan Kukuh Rahardjo.

“Sesuai dengan juklak SE nomer 29 dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) rapat pleno penentuan usulan calon pimpinan DPRD Kabupaten harus dihadiri oleh satu tingkat diatasnya, yakni DPD Provinsi. 3 nama tersebut nantinya akan dibawa ke tingkat Provinsi untuk menentukan nama pimpinannya,” kata Sahat Tua Simanjuntak.

Sebenarnya, di dalam juklak tersebut ada pengutamaan ketua DPD yang bisa menjadi pimpinan DPRD Kabupaten. Oleh karena itu, Sahat Tua Simanjuntak sepakat dengan seluruh pimpinan DPD Provinsi, untuk menjadikan Ketua DPD Golkar Kabupaten Bondowoso sebagai pimpinan DPRD.

“Kami DPD Provinsi sepakat dan arahnya tetap satu nama, yaitu H Moh Supriadi. Kesepakatan tersebut sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi kepada Ketua DPD, yang telah membawa partai Golkar meraih 6 kursi di DPRD. Ini sebuah prestasi, maka ketua DPD layak menjadi pimpinan DPRD Kabupaten Bondowoso,” terangnya.

Prestasi ini merupakan kerja keras semua kader di bawah pimpinan Supriadi. Ke depan, Sekretaris DPD Provinsi Jatim berharap Golkar di Bondowoso mulai menginventarisir potensi-potensi yang masih ada.

“Masih banyak agenda politik ke depan. Semuanya saya serhakan ke Bondowoso. Yang terpenting, cita-cita seorang politisi adalah menuju ke eksekutif. Mudah-mudahan itu tercapai,” tegasnya.  

Sementara, Ketua DPD Golkar Kabupaten Bondowoso, H Moh Supriadi, tetap berkomitmen melaksanakan petunjuk dan saran dari DPD Jatim, agar perolehan suara pada agenda politik yang akan datang terus bertambah.

“Kita terus membangun soliditas semua fraksi, pimpinan, struktural dan kader-kader di bawah, untuk meningkatkan perolehan suara ke depan,” terangnya.

Kendati demikian, H M Supriadi belum bisa menentukan arah koalisi di parlemen. Sampai saat ini Golkar Bondowoso masih berkomunikasi sembari menunggu SK dari DPP, siapa yang akan menduduki sebagai pimpinan DPRD.

“Kita berkomunikasi terus, baik dengan PPP, PDI-P dan PKB. Tapi karena ini proses, ya sama-sama saling menunggu, PKB nunggu Golkar, Golkar nunggu PPP dan PDI-P. Ya mudah-mudahan dalam seminggu kedepan bisa selesai, dan kalau SK pimpinan DPRD sudah turun, kita bisa all out,” tegasnya.

Calon kuat pimpinan DPRD Bondowoso ini juga menegaskan, Golkar tetap bersinergi dengan pemerintah, untuk menyelesaikan semua permasalahan di Kabupaten Bondowoso, terutama di bidang pendidikan dan kesehatan.

“Kalau pemerintah sudah berjalan sesuai dengan relnya, ya kita dukung. Tapi kalau nggak, harus kita kritisi dan kita ingatkan. Makanya Bondowoso masih banyak PR bagi eksekutif dan legislatif,” pungkasnya. (rizqi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here