Kirab Harjakasi ke 201, Forkopimda Naik Kereta Kencana

35
Bupati dan wabup bersama istri menaiki kereta kencana kuda pada kegiatan kirab Harjakasih(Foto : Sony Haryono/Bharata.co.id)

SITUBONDO – Kirab peringatan Hari Jadi Kabupaten Situbondo (Harjakasi) ke 201 yang mengambil start dari halamanan kantor Pemkab Situbondo dan finis di alun-alun Situbondo dimeriahkan oleh iring-iringan kereta kencana, Kamis (15/8/2019).

Bupati Situbondo H Dadang Wigiarto SH, Wakil Bupati Ir H Yoyok Mulyadi MSi, Ketua DPRD, bersama isteri dan Kapolres, Kajari serta Dandim 0823, beriringan naik kereta kencana yang dikuti seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengn berjalan kaki.

Iring-iringan kereta kencana yang melintas di sepanjang Jalan PB Sudirman hingga finis di alun-alun kota Jl Kartini Situbondo tersebut, baru kali pertama dilaksanakan.

“Saat ini kita sedang memoles kegiatan Harjakasi ke 201 lebih fokus pada budaya-budaya lokal Situbondo, sehingga karakternya benar-benar kelihatan, ” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Situbondo DR Fathor Rakhman MPd.

Kedepan, sambung Fathor, pihaknya menginginkan seluruh kepala OPD menaiki kereta kuda yang berkarakter Situbondo.

“Oleh karena itu, kami minta dukungan kepada semua pihak agar bisa memberikan masukan-masukan dalam membangun krakter Kabupaten Situbondo pada peringatan Harjakasi ini,” tuturnya.

Lebih lanjut, Fathor menjelaskan bahwa, tema peringatan Hari Jadi Kabupaten Situbondo ke 201 tahun ini, adalah ‘Merajut Kebersamaan Dalam Menyongsong Situbondo Maju’.

“Dalam kirab kereta kencana kali ini, filosofi kita sedikit mencontoh Yogyajakarta dan belum ada tentang filosofi kereta kencana yang digunakan kirab Harjakasi hari ini, ” tuturnya.

Untuk itu, Fathor meminta dukungan kepada semua pihak agar kedepan kirab kereta kencana mempunyai karakteristik Situbondo.

“Kita coba pakai kereta andong tradisional tampaknya kurang mempunyai daya tarik. Terus kita nanti akan coba cari kereta kencana kuda model khas Jawa, kemudian nanti kita kembangkan menjadi kareta kencana khas atau karakter Situbondo,” pungkas Fathor Rakhman. (Sony)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here