Kluster Hajatan Covid-19 di Bondowoso, Wabup Irwan : Taati Protokol Kesehatan

22
Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat saat dikonfirmasi usai melakukan Rapat Koordinasi penanganan covid-19 di Kecamatan Binakal

BONDOWOSO – Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat tak henti-hentinya mengimbau dan mengajak masyarakat untuk tetap mengedepankan protokoler kesehatan, dalam menghadapi covid-19.

Pasalnya, saat ini di Bondowoso mucul kluster baru penyebaran covid-19 di Desa Bendelan Kecamatan Binakal. Dimana, sedikitnya tercatat 14 warga yang menghadiri sebuah hajatan terpapar covid-19.

“Masyarakat harus belajar dari kasus tersebut. Covid-19 masih mengancam kita. Tetap waspada dan menerapkan protokoler kesehatan,” terangnya usai melakukan rapat koordinasi penanganan penyebaran covid-19 di Kecamatan Binakal, Selasa (8/6/2021).

Adanya kluster hajatan ini, menurut Wabup Irwan, harus segera ditindaklanjuti. Karena dirinya tidak ingin Bondowoso bernasib sama dengan Kabupaten Bangkalan peningkatan kasus positif covid-19 yang cukup drastis.

“Contoh bagaimana Madura Bangkalan, itu kan ibarat bom waktu karena banyak warga yang mengabaikan protokol kesehatan,” pesannya.

Wabup Irwan menerangkan, kasus positif covid-19 di Bondowoso umumnya disebabkan kurangnya kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan. 

Ia pun mengimbau pada warga agar selalu disiplin 5M (Memakai masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan dengan sabun, Menghindari kerumunan, dan Mengurangi mobilitas). 

“Masyarakat masih longgar dalam menerapkan protokol kesehatan, terutama saat hajatan,” tegasnya. 

Sementara itu, dr M Imron juru bicara Satgas covid-19 Bondowoso menambahkan, sejumlah persiapan telah dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus. Salah satunya, yakni sarana rumah sakit rujukan Covid-19. 

“Apabila ada lonjakan, tentu akan kami lakukan upaya alternatif mempersiapkan ruang perawatan pasien covid-19. Kami akan memanfaatkan kembali UPT. Pto Yankestrad/Klinik Paru di Pancoran, sebagai salah satu tempat isolasi pasien Covid-19,” pungkasnya. (ich)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here