Komisi IV Kunker ke Puskesmas Botolinggo

50

BONDOWOSO – Komisi VI DPRD Kabupaten Bondowoso melakukan kunjungan kerjanya ke Puskesmas Botolinggo, Rabu (29/6/2022). Kunker mitra kerja Dinas Kesehatan (Dinkes) tersebut, disambut langsung oleh Kepala Dinkes, dr Muhammad Imron beserta Kepala Puskesmas Botolinggo, dr Indah Zuhdiyah Sari dan staff.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinkes mengatakan, kunker hari ini merupakan serap aspirasi seluruh Puskesmas yang ada di Bondowoso, dan untuk Puskesmas Botolinggo, Komisi IV mengecek kelengkapan pelayanan serta sarana prasaran pendukung lainnya.

Puskesmas Botolinggo, menurut M Imron, sangat membutuhkan ambulan double gardan, untuk menunjan pelayanan kesehatan bagi warga yang ada di medan-medan sulit dan terjal.

“Puskesmas Botolinggo butuh ambulan baru (doubel gardan) dan motor trail untuk memberikan pelayanan di Desa Penang, Pancur dan wilayah yang medannya sulit. Sedangkan, untuk Puskesmas Pembantu (Pustu Desa Lumutan, butuh perbaikan,” terang M Imron.

Sementara itu, Ketua Komisi IV yang diwakili oleh H Mahfid dari Fraksi PKB mengatakan, Kunker tersebut dilakukan untuk memonitoring seluruh pelayanan Puskesmas Botolinggo.

“Secara keseluruhan tingkat pelayanan yang ada di Puskesmas Botolinggo sangat baik. Karena, tenaga medis seperti tiga dokter dan satu dokter gigi, sudah terpenuhi,” katanya.

Yang paling signifikan, lanjutnya, tenaga medis yang ada ditingkat desa, karena mereka merupakan garda terdepan dalam melayani masyarakat. Dan di wilayah Puskesmas Botolinggo, bidan dan perawat di semua desa sudah terpenuhi.

“Di Botolinggo ini, meskipun secara geografis medannya cukup terjal untuk dilalui roda 4, seperti wilayah Pancur dan Desa Penang, mereka semua tetap semangat dalam menjalankan tugas memberiikan pelayanan kesehatan kepada masyarakatnya,” tuturnya.

Kepala Puskesmas Botolinggo, dr Indah Zuhdiyah Sari, dalam kesempatan itu melaporkan seluruh staff dan jajarannya. Katanya, ada 64 staff, terdiri dari 17 PNS, 9 CPNS, 6 perawat Poskesdes dan bidan kontrak daerah, sisanya merupakan PTT Puskesmas.

“Sebanyak 32 orang sudah kami ajukan, untuk PPPK. Besar harapan kami selaku Kapus Botolinggo agar para tenaga kontrak yang umurnya diatas 35 tahun dan masa pengabdiannya sangat lama, mendapat skala prioritas untuk diangkat CPNS maupun PPPK,” harapnya.

Untuk pelayanan rawat inap di Puskesmas Botolinggo ini, sudah ada pemisah antara pasien laki-laki, perempuan dan anak-anak. Untuk rawat jalannya juga sudah dilengkapi dengan pemeriksaan USG untuk ibu hamil, pemeriksaan rekam jantung.

“Kesemuanya itu, demi kenyamanan dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Botolinggo,” tukasnya.

Perjuangkan Nasib Tenaga Honorer

Nasib tenaga honorer tenaga kesehatan di Kabupaten Bondowoso, terus diperjuangkan oleh Komisi IV DPRD setempat. Hal tersebut terungkap dalam Kunker Komisi IV ke Puskesmas Botolinggo, Rabu (29/6/2022).

H Mahfid mewakili Komisi IV Bondowoso mengatakan, tenaga honorer ini merupakan sebuah polemik nasional, bukan hanya di Botolinggo saja. Ini merupakan kebijakan pusat yang berimbas pada seluruh tenaga honorer di daerah, khususnya Bondowoso.

“Hal ini membuat bingung dan kita akan berusaha yang terbaik untuk teman-teman pegawai kontrak Puskesmas. Jangan khawatir, untuk teman-teman yang pengabdiannya sudah cukup lama, semua data sudah diinput dan akan diverifikasi oleh sistem yang ada,” katanya.

Dirinya berharap bagi pegawai honorer maupun tenaga kontrak kesehatan di seluruh lembaga kesehatan, yang pengabdiannya sudah lama, diharapkan bisa menjadi prioritas untuk diangkat menjadi PNS dan PPPK.

“Keinginan saya pribadi kita juga mengharapkan pegawai yang pengabdiannya hinggga belasan tahun dan juga dibawah sepuluh tahun supaya mendapat prioritas utama. Apalagi di Puskesmas Botolinggo yang medan geografisnya cukup terjal. Harus menjadi prioritas, sesuai mekanismenya,” harapnya. (suwarso)

Artikulli paraprakCegah Penyalahgunaan Anggaran Desa Melalui Program Jaga Desa
Artikulli tjetërAtlet Peraih Medali Porprov Dijanjikan Bonus

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini