Komitmen Berikan Pelayanan Terbaik, Ini Rencana BPJS Kesehatan

78
Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Bondowoso, Kemas K. Rano

BONDOWOSO – Membludaknya antrian di kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kabupaten Bondowoso, di Jalan Mastrip, ternyata bukan terkendala karena lambatnya pelayanan. Akan tetapi, dikarenakan fasilitas kantor yang kurang memadai.

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala BPJS Kabupaten Bondowoso, Kemas Rona K, usai mengikuti rapat kerja bersama Komisi IV DPRD di aula Dinas Kesehatan, Jumat (1/11/2019).

Antrian tersebut, menurut Kemas, bukan terjadi karena minimnya pelayanan di kantor BPJS. Karena total pelayanan per orang masih bisa terlayani untuk perubahan data, hanya berkisar beberapa menit saja. Hal itu, karena jumlah orang yang banyak, sehingga antriannya membludak.

“Bukan pelayanannya yang lambat. Mereka, per orang terlayani dalam rentan waktu 4 menit. Karena jumlah orang yang datang sangat banyak, hal itu yang membuat antrian membludak,” terangnya.

Saran dari Komisi IV, lanjutnya, salah satunya adalah dengan menambah space parkir dan ruang tunggu. Oleh karena itu dirinya akan berkoordinasi dengan pihak terkait agar fasilitas parkir di kantor BPJS bisa memadai.

“Selain menambah tempat duduk untuk ruang tunggu, kami juga akan menambah space tempat parkir, dengan melibatkan Dinas Perhubungan dan Satlantas Polres Bondowoso,” katanya.

Kedepan, dalam jangka pendek, BPJS Bondowoso akan membuka mobile customer service untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Secara berkesinambungan, hal tersebut akan dilakukan tiap bulan sampai permasahalan data kependudukan di Kabupaten Bondowoso benar-benar rampung dan valid.

“Rencananya, di bulan November kita akan lakukan itu. Nanti, untuk tahap awal kita akan melayani masyarakat di Desa Jambesari. Kita akan jempur bola, agar secepatnya permasalahan data kependudukan di Bondowoso bisa segera rampung,” terangnya.

Selanjutnya, ke depan BPJS Bondowodo dalam jangka menengah, BPJS akan mengupayakan mall pelayanan kesehatan. Sehingga, mempermudah masyarakat dan tidak perlu bolak-balik untuk mengurus data dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Jadi masyarakat nantinya tidak perlu datang ke Dispendukcapil, kemudian kembali lagi ke kantor BPJS. Melalui mall pelayanan ini, masyarakat hanya mengurus data kependudukan di satu kantor, cukup pindah kursi saja. Ini nantinya yang menjadi plan BPJS dalam waktu dekat dan menengah,” pungkasnya.

Seperti diketahui, membludaknya antrian di BPJS Bondowoso dikarenakan permasalahan data kependudukan yang di awal dulu masih kurang bagus. Sehingga, masyarakat perlu melakukan perubahan data. Belum lagi, ada sebuah kondisi dimana masyarakat hanya datang saat membutuhkan, tidak saat sedang sehat. (rizqi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here