Korporasi Agrosolution Jadi Solusi Kekurangan Pupuk di Bondowoso

33

BONDOWOSO – Sebagai upaya untuk meningkatkan sektor pertanian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Pertanian dan peternakan (Disperta) menerapkan program agrosolution.

Saat ini, menurut Plt Kepala Disperta, Hendry Widotono mengatana, para petani mengalami dua kendala dalam bertani. Sehingga opsi program agrosolution benar-benar diharapkan bisa menjadi solusi bagi para petani agar tetap bisa menekuni pekerjaannya. 

“Para petani saat ini mengalami dua kendala, yang pertama adalah dari sisi tehknologi, dimana pupuknya dikurangi, dan dari segi jumlah dimana seharusnya jumlah pupuk yang diberikan 38 ribu ton, tapi malah dikurangi 28 ton, sudah kurang 10 ton,” ungkpanya. 

Melalui program agrosolution ini, lanjutnya diharpakan bisa membantu para petani, agar diberikan pendampingan secara intensif mengenai budidaya tanam, aplikasi technologi pertanian mutakhir, dan akses permodalan. 

“Karena ini merupakan solusi apabila subsidi pupuk dicabut atau dikurangi. Padahal kebutuhan petani sesuai kebutuhan berkisar rata-rata antara 3 sampai 5 kwuintal pupuk urea,” tukasnya. 

Seperti diketahui, peluncuran agrosulution ini, Disperta menggandeng Bank BRI, Pupuk Kaltim, BUMN serta seluruh Gapoktan di Kabupaten Bondowoso. (yudi) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here