Marak Penculikan Anak, Dinas Dikbud Bondowoso Keluarkan Surat Himbauan

52
Harimas, Kepala Dinas Dikbud dengan surat edarannya

BONDOWOSO – Maraknya percobaan penculikan siswa sekolah yang salah satunya terjadi di Kabupaten Probolinggo beberapa waktu lalu, membuat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Bondowoso mengeluarkan surat himbauan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap upaya penculikan anak.

Surat himbauan tersebut ditujukan kepada Kepala Satuan Pendidikan mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) hingga tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Bondowoso.

Dalam surat tersebut, dikatakan Kepala Dinas Dikbud Kabupaten Bondowoso, Harimas, agar lembaga pendidikan melakukan upaya atau langkah-langkah antisipatif.

“Salah satunya, pihak sekolah dapat memastikan bahwa yang mengantar dan menjemput peserta didik adalah orangtua, wali atau keluarga yang telah dikenali oleh pihak sekolah,” ungkapnya, dalam surat himbauan yang dikeluarkan Senin (17/2/2020).

Dilanjutkan mantan Sekwan DPRD Bondowoso ini, apabila pihak sekolah mengetahui yang menjemput peserta didik bukan dari pihak orangtua,wali atau keluarga yang dikenali, agar pihak sekolah melarang dan membiarkan siswa tersebut tetap di sekolah.

“Kepala Sekolah harus segera menghubungi orangtua atau wali dari peserta didik tersebut, untuk segera menjemput,” imbuh Harimas.

Bahkan, untuk menjaga peserta didik aman dari upaya percobaan penculikan, Harimas menghimbau agar pihak sekolah membatasi siswa keluar dari area sekolah. Termasuk, mereka yang memiliki kepentingan membeli jajanan di luar sekolah.

“Pihak sekolah perlu menyediakan makanan atau minuman peserta didik melalui kantin di dalam area sekolah,” pungkasnya. (yudis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here