Mbak Puti : Nahdliyin – Nasionalis Simbol Kepemimpinan Bondowoso dan Jatim

146
Puti Guntur Soekarno membaur dan selfie bareng seluruh Kader PDI-P

BONDOWOSO – Ada yang menarik dalam orasi politik Puti Guntur Soekarno, Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, saat membakar semangat seluruh kader Partai Demokrasi Indonesia perjuangan (PDI-P) dalam acara Rakercabsus DPC PDI-P Kabupaten Bondowoso, Rabu (27/3), di aula Hotel Palm.

Cucu Bung Karno ini menegaskan, kemesraan kaum nadliyin dengan kalangan nasionalis jangan sampai kendor. Pasalnya, para pendiri bangsa telah mengajarkan hal tersebut untuk diteruskan untuk memimpin bangsa.

Dirinya menceritakan, hubungan KH Hasyim Ashari dengan Bung Karno saat bersama-sama berjuang untuk kemerdekaan Republik Indonesia, menjadi cerminan, jika kaum nahdliyin mampu bersanding dengan kaun nasionalis sebagai pemimpin.

Memang dirasa tepat, jika hubungan antara religius dan nasionalis mampu menjadi pemimpin di Kabupaten Bondowoso dan Jawa Timur, lebih-lebih dalam Pilpres 2019 mendatang.

Kolaborasi kaum nahdliyin dan nasionalis di Kabupaten Bondowoso, saat ini diteruskan oleh pasangan calon (Paslon) nomor urut 1, KH Salwa Arifin-H Irwan Bahtiar (Sabar). Dan untuk pemimpin Jawa Timur, mengkolaborasikan Gus Ipul-Puti dengan nomor urut 2.

SALAM METAL : Puti menyuarakan salam metal, merah total dan menang total dalam Pilkada Bondowoso dan Jawa Timur

“Ini pesan yang disampaikan oleh Ibu Megawati kepada saya untuk menjaga hubungan kaum ulama dengan nasionalis dan nasionalis dengan kaum ulama harus tetap terjaga di masa sekarang ini. Maka dari itu, saya ditugaskan untuk mendampingi Gus Ipul sebagai Calon Wakil Gubernur Jawa Timur,” kata Puti Guntur Soekarno.

Sebagai kader partai, Puti tak sedetikpun berfikir untuk menolak mandat dari Ketua Umum PDI-P. Karena, dirinya ingin terus menjaga marwah kepemimpinan kaum nasionalis dengan kaum nahdliyin.

“Bukan karena saya cucu Bung Karno, lantas harus dimenangkan. Tetapi harga diri yang harus kita jaga. Saya tidak pernah takut berjuang, karena setiap langkah ini, saya akan bertemu dengan saudara-sadara seperjuangan dan seideologi dengan saya. Saya yakin, kemenangan ada di pihak kita,” katanya membakar semangat seluruh kader partai.

Oleh karena itu, sosok nasionalis yang akrab dipanggil Mbak Puti ini, optimis meraih kemenangan di tapal kuda, mengingat saat ini Gus Ipul memiliki strategi dinamis dan basis besar di kalangan nahdliyin untuk memenangkan suara di wilayah Pasuruan (bagian timur), Probolinggo, Lumajang, Jember, Situbondo, Bondowoso, dan Banyuwangi.

“Kalau kami, tentunya daerah Mataraman juga menjadi hal yang penting, untuk dikonsolidasikan, karena disana adalah basis kaum nasionalis. Sedangkan untuk tapal kuda, insyaallah Gus Ipul yang mempunyai basis disana akan saling bergotong royong dengan kami,” katanya.

Untuk target suara di Kabupaten Bondowoso sendiri, Mbak Puti bersama seluruh pendukung pasangan nomor urut 2, serta seluruh Kader PDI-P mentargetkan kemenangan 60 persen suara.

“Kami targetkan 60 persen suara. Karena saya percaya kepada semua kader PDI-P bisa memenangkan pasangan Gus Ipul-Mbak Puti di Kabupaten Bondowoso,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here