Medsos, Jadi Faktor Dominan Perceraian di Situbondo

327
Kantor Pengadilan Agama Situbondo

SITUBONDO – Terhitung sejak awal Januari hingga memasuki minggu terakhir bulan Nopember 2018, angka perceraian di Kabupaten Situbondo kian meningkat.

Berdasar dari data yang dikeluarkan oleh kantor Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Situbondo, selama 11 bulan, angka perceraian sudah mencapai 1.676 Kasus. Dan 1.545 kasus sudah diputus oleh Majelis Hakim.

Menurut Panitera Muda Pengadilan Agama Situbondo, A Dardiri mengatakan, penyebab tingginya angka perceraian diakibakan karena ketidakharmonisan hubungan di dalam rumah tangga, karena adanya orang ketiga.

“Sebanyak 1.129 kasus, bercerai karena tak mampu membina rumah tangga dan gagal, karena adanya pihak ketiga yang pada umumnya mereka kenal melalui media sosial,” ujar Dardiri, Rabu (21/11/2018).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here