Mengintip Perjalanan Komunitas Orang Terminal Situbondo

204

SITUBONDO – Bila mendengar dua kata “orang terminal”, maka tersirat makna dalam benak kita selalu identik dengan negatif, sumbang, hitam dan segudang ketidaknyamanan lainnya di telinga.

Namun sejak tiga tahun terakhir ini, sebuah komunitas yang menampung anak jalanan beserta para pengamen jalanan yang bernama KOTS (komunitas orang terminal Situbondo), keberadaan para anak jalanan dan pengamen tersebut mulai tertampung dan terakomodir potensi dan kreativitasnya.

Tak hanya itu, berkat peran serta KOTS dalam pemberdayaan mental positif itu, mereka bisa diterima di tengah-tengah masyarakat yang selama ini mencaci, mencela dan mencibir mereka.

Menurut Ketua KOTS, Djaya Pranata menjelaskan bahwa watak dan karakter mereka pada mulanya keras, kini sudah mulai perlahan berubah menjadi lemah lembut dan tidak terkesan liar lagi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here