Mutasi 192 Pejabat Carut Marut, Satu Jabatan Diisi Dua ASN

11
Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin saat memimpin prosesi pelantikan, mutasi, rotasi dan promosi jabatan administrasi dan fungsional di pendopo bupati

BONDOWOSO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso kembali menggulirkan gerbong mutasi kepada 192 pejabat eselon III dan IV, Sabtu (21/9/2019).

Namun demikian, terdapat permasalahan yang mewarnai mutasi pejabat eselon III dan IV tersebut. Yakni, satu jabatan yang diisi oleh dua Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kepala Sub Bidang (Kasubid) Mutasi dan Promosi di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Bondowoso, Muhammad Munir mengatakan, masalah mutasi tersebut terjadi hanya karena salah ketik di Surat Keputusan (SK) baca saja.

“Namun, kami pastikan SK aslinya itu isinya benar,” jelasnya.

Dijelaskannya lagi, jika memang benar terjadi kekeliruan atas mutasi pejabat di lingkungan Pemkab Bondowoso itu, pihaknya Akan melakukan perubahan melalui prosedur yang berlaku, yakni, mengajukan SK baru kepada Bupati.

“Di bawah itu kan ada klausul, kalau ada kekeliruan akan diperbaiki sebagaimana mestinya,” pungkasnya.

Untuk diketahui, dugaan dua nama yang dimutasi pada jabatan yang masih diampu oleh orang lain. Diantaranya, Yuni Samsi yang dimutasi menjadi Kasipem Tamankrocok, yang pada jabatan tersebut masih diemban oleh Muhammad. Selanjutnya, Hendra Aribowo yang diberi tugas sebagai Kasi PMD Kecamatan Cermee, yang masih diduduki Sudaryanto. (yudis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here