Ops Zebra Semeru 2019 Digelar, Ini 12 Pelanggaran yang Harus Dihindari

86
Petugas Satlantas Polres Bondowoso saat menggelar Ops Zebra Semeru 2019 di bundaran Nangkaan

BONDOWOSO – Operasi kepolisian dengan sandi Ops Zebra Semeru 2019 kembali digelar di Kabupaten Bondowoso. Ops tersebut bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan dan kedisiplinan para pengendara kendaraan bermotor dalam berlalu lintas.

Ops Zebra Semeru 2019 bakal digekar selama 14 hari kedepan, mulai tanggal 23 Oktober hingga 5 November 2019 mendatang.

“Ada empat titik dilaksanakannya Ops ini. Itu menjadi prioritas kami karena rawan kemacetan dan berpotensi terjadi kecelakaan lalu lintas (laka lantas),” ungkap Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bondowoso, Budi Setianto, Rabu (23/10/2019).

Empat titik yang dimaksud mantan Kapolsek Tempeh Kabupaten Lumajang ini, diantaranya, bundaran Nangkaan, Jalan A Yani, depan Kantor Pos Alun-alun dan sepanjang jalan Grujugan.

“Namun demikian, titik dilaksanakan Ops Zebra Semeru ini akan berubah-rubah. Sesuai dengan kondisi di lapangan. Ya, meskipun telah kita tetapkan empat titik Ops yang saya sebutkan tadi,” imbuh Budi Setianto.

Untuk diketahui, dalam Ops Zebra Semeru 2019 ini, ada 12 macam pelanggaran yang akan mendapatkan tindakan tegas dari Satlantas Polres Bondowoso. Diantaranya, pengendara yang tidak memiliki SIM, kendaraan bermotor yang tidak dilengkapi STNK, pengendara yangbmelawan arus.

Kemudian, pengendara kendaraan bermotor roda dua yang tidak menggunakan helm SNI, tidak memasang sabuk pengaman khusus pengendara kendaraan roda 4, menggunakan ponsel saat berkendara.

Selain itu, pengendara yang masih dibawar umur, berboncengan tiga, kendaraan bermotor yang tidak layak jalan, kendaraan yang tidak dilengkapi perlengkapan standar,berkendara dibawah pengaruh alkohol dan penggunaan rotator atau sirine pada kendaraan bermotor yang bukan peruntukannya. (yudis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here