Panen Perdana Padi HMS 400, Begini Pesan Staff Ahli Kemendes

112
1. Bupati Bondowoso, KH Salwa Arifin bersama Wakil Bupati Irwan Bachtiar, Suprapedi staf Ahli Kemendes, dan Forkopimda Bondowoso saat memanen padi di Desa Suger Lor

BONDOWOSO – Bupati Bondowoso, KH Salwa Arifin bersama Wakil Bupati Irwan Bachtiar Rhmat yang didampingi oleh Staff Ahli Menteri Bidang Hubungan antar Lembaga, Suprapedi Kementrian Desa, PDT, dan Transmigrasi, memanen padi unggul lokal varietas HMS 400, di Desa Suger Lor, Kecamatan Maesan, Rabu (15/7/2020).

Padi varietas baru itu merupakan pengembangan varietas unggul lokal atas inisiasi LPMM (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Mandiri) Bondowoso bersama Pemerintah Kabupaten setempat. Sebagai pilot project, pengembangannya telah dilakukan di Desa Suger Lor.

Staff Ahli Menteri Bidang Hubungan antar Lembaga, Suprapedi, dalam sambutannya, mengaku apresiasi atas pengembangan padi varietas unggul baru itu. Terlebih, berdasarkan diskripsi yang diterangkan menunjukkan bahwa padi tersebut memiliki sejumlah keunggulan yang baik bagi petani.

“Saya minta replikasinya tidak hanya dilakukan di Desa Suger Lor saja, semua desa harus bisa mereplikasinya, agar mampu meningkatkan pendapatan petani dan sektor pertanian di Kabupaten Bondowoso,” harapnya.

Di sisi lain, pihaknya mengharapkan pentingnya mulai mempersiapkan chanelling dan management industri yang baik. Karena, nantinya saat petani telah konsisten menanam, perlu diikuti dengan market yang sudah jelas. Karena itu perlu, menyiapkan jembatan dari hulu hingga ke market.

“Management industri dalam berproduksi. Sehingga market ini merasa tenang bahwa akan disupplay terus. Itu yang harus kita berikan chanelling,” katanya.

Suprapedi juda mengapresiasi pengembangan padi jenis baru tersebut. Menurutnya, ketika padi tersebut benar-benar terus dikembangkan, Ia berharap manajemen dan pangsa pasarnya juga harus diperhatikan.

“Artinya, produsen, distributor hingga konsumennya harus jelas agar siklus pertaniannya berjalan dengan lancar. Satu kali panen terjual. Kemudian menanam lagi. Itu kan siklusnya. Makanya marketingnnya juga perlu difasilitasi,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Salwa Arifin dalam sambutannya, menjelaskan, pengembangan padi varietas lokal HMS 400 ini merupakan upaya peningkatan produksi padi di Bondowoso.

Adapun, varietas unggul lokal ini disebutnya memiliki karakteristik umur pendek, produktivitas tinggi, dan tahan terhadap serangan hama.

“Saya informasikan masyarakat Bondowoso ini mayoritas bertani. Sekitar 60 persen bertani. Makanya disini perlu mendapatkan perhatian dari Kemendes, yaitu pengembangan padi varietas HMS 400,” pungkasnya.

Tampak turut hadir dalam kegiatan itu, Wakil Bupati Irwan Bachtiar Rahmat, Komandan Kodim 0822 Letkol Inf. Jadi, Kapolres Bondowoso AKBP Erick Frendriz, Sekretaris Daerah Syaifullah, Direktur LPMM, serta sejumlah kepala OPD, Camat, dan PPL. (rzq)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here