Pasokan BBM dari Pertamina untuk SPBU di Bondowoso Berkurang

250

BONDOWOSO– Pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium dari Pertamina dianggap menjadi penyebab terjadinya antrian panjang di sejumlah SPBU di wilayah Kabupaten Bondowoso.

Pasokan BBM yang sebelumnya berjumlah 16 KL, saat ini dikurangi oleh Pertamina, sehingga mengakibatkan antrian panjang.

Menurut S Jagir perwakilan dari SPBU Tamansari mengatakan, antrian yang panjang disebabkan oleh kurangnya pasokan kuota BBM, sehingga para pembeli ataupun pengecer mengantri.

“Bagaimana tidak, antrian BBM yang diperbolehkan oleh Pertamina hanya satu noksel saja untuk premium, sehingga terjadi antrian apalagi kita kekurangan pasokan BBM dari pertamina,” ungkap Jagir, usai mengikuti rapat bersama jajaran Pertamina dan Pemkab, di ruangan Sekda, Selasa (25/2/2020).

Dirinya mengutarakan, kebijakan Pertamina yang semakin hari semakin mengekang SPBU, mengakibatkan para konsumen menuding SPBU sebagai dalang kosongnya BBM Premium yang terjadi di sejumlah SPBU di wilayah Bondowoso.

“Karena Pertamina saat ini membatasi pasokan BBM premium hanya 8 KL saja, maka dari itulah terjadi antrian di sejumlah SPBU,” ujarnya.

Sementara menurut, Nurifa Jokowibowo, Sales Service untuk wilayah Jember perwakilan Sales Brand Manager rayon 4, Banyuwangi mengatakan, pihak Pertamina telah mengeluarkan aturan kepada seluruh SPBU, termasuk di Bondowoso, aturan tersebut, dan dinilai telah sesuai dengan aturan yang ada.

“Yang perlu dijaga oleh SPBU adalah modelnya, dengan cara pencatatan, CCTV harus digunakan, dan membatasi dalam artian bukan membatasi Kuota kepada pembeli, akan tetapi jika terindikasi pengecer yaitu harus ada ketentuan,” tutupnya. (Yudi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here