Peduli Perempuan dan Anak, KPU Bondowoso Sediakan Ruang Laktasi

27

BONDOWOSO – Ada yang menarik saat proses rekrutmen Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bondowoso.

Penyelenggara Pemilu di Kota Tape ini ternyata tetap memperhatikan kaum perempuan dan balita saat proses tes wawancara PPS, dengan menyediakan ruang Laktasi dan Playground di kantor KPU setempat, sejak proses tes wawancara yang berlangsung 3 hari.

Ruang laktasi yang ramah anak dan perempuan tersebut merupakan fasilitas umum yang sengaja disediakan oleh KPU Bondowoso, agar para ibu yang mendampingi suaminya bisa mendapatkan pelayanan saat menyusui dan menemani anak-anaknya.

“Ada juga peserta tes wawancara PPS yang membawa bayinya. Sehingga saat proses wawancara, kewajiban para ibu untuk menyusui anak-anaknya bisa dilakukan di ruang laktasi ini,” kata Sunfi Fahlawati Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM KPU Kabupaten Bondowoso, Kamis (19/1/2023).

Dari total pendaftar sebanyak 1.335 orang, lanjut Sunfi, ada 488 pendaftar dari kaum hawa dan 847 peserta laki-laki. Banyaknya peserta dari kaum perempuan tersebut membuat KPU memberikan fasilitas ruang laktasi tepat di ruang belakang kantor KPU.

“Dari sekian banyak peserta, banyak juga ibu-ibu muda yang menyusui. Sehingga melalui fasilitas ruang laktasi ini, mereka bisa menyusui bayinya. Meski apa kadarnya, kami harapkan ruang ini bermanfaat dan ini bentuk kepedulian KPU untuk perempuan,” tuturnya.

Proses tes wawancara PPS ini, lanjutnya, berlangsung selama 3 hari yang digelar secara maraton dari pagi hingga malam. Oleh karena itu, keberadaan ruang laktasi sangat penting sebagai bentuk kepedulian KPU bagi perempuan dan anak.

“Dari banyaknya peserta, kami melakukan tes wawancara sejak jam 08.00 WIB sampai jam 22.00 WIB selama 3 hari. Oleh karena itu, ruang laktasi ini sangat penting dan semoga bermanfaat,” tutupnya.

Keberadaan ruang laktasi di KPU Bondowoso mendapatkan apresiasi dari Ibu Fitri, salah satu warga asal Desa Sumber Pakem Kecamatan Maesan, yang tengah menjaga buah hatinya. Dirinya sengaja ikut mendampingi suaminya yang tengah menjalani tes wawancara PPS.

“Alhamdulillah kami sudah diberi fasilitas Playground seperti ini. Sehingga anak saya yang berusia 3 tahun bisa betah selama menunggu ayahnya mengikuti tes wawancara,” singkatnya. (Rzq)

Artikulli paraprakMahasiswa STAI At Taqwa Ikut Cegah Stunting di 3 Kecamatan
Artikulli tjetërKPU Bondowoso Tuntaskan Tes Wawancara Calon PPS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini