Pemkab Bondowoso Dorong Pemuda Millenial untuk Bertani

39
Kepala Bappeda, Farida bersama Direktur PSDLH, Ditjen PDTT, Dwi Rudi Hartoyo saat melakukan Sosialisasi diaula Bappeda

BONDOWOSO – Untuk meningkatkan minat kaum milenial yang ada di Kabupaten Bondowoso terhadap usaha di bidang pertanian, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggela sosialisasi implementasi pertanian presisi berbasis tekhnologi, di aula Bappeda, Kamis (7/11/2019).

Sosialisasi implementasi pertanian yang mendapat dukungan dari Dirjen PDT, dilaksanakan untuk mencari bibit-bibit muda, guna meningkatkan kapasitas agar menjadi petani yang mempunyai kemampuan maksimal.

Menurut Kepala Bappeda, Farida mengatakan, di tahun 2020 mendatang, Kementrian Desa(Kemendes) memusatkan pulau Jawa untuk satu locus pengembangan pertanian berbasis tekhnologi, salah satunya di Bondowoso.

“Alhamdulillah, Kabupaten Bondowoso menjadi locus pengembangan pertanian berbasis tekhnologi yang akan dilaksanakan oleh Kementerian Desa,” ungkapnya kepada media.

Dikatakan Farida, desa yang nantinya akan menjadi pilot project dari Pengembangan pertanian tersebut akan memilih para kaum millenial yang mempunyai keinginan untuk maju dan tertarik pada usaha di bidang pertanian.

“Jadi, nanti ini akan terintegrasi dati hulu ke hilir, mulai dari pertanian hingga ke peternakan, jika di satu desa sebagai fokus,” paparnya.

Ditempat yang sama, Direktur Pengembangan Sumber Daya dan Lingkungan Hidup Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PSDLH, Ditjen PDTT) Dwi Rudi Hartoyo memilih Kabupaten Bondowoso dikarenakan potensi pertanian yang ada di kabupaten tersebut kaya akan komoditi.

“Sangat relevan sekali jika kita memilih Bondowoso untuk kita jadikan model dan bisa kita jadikan bahan evaluasi kedepan,” pungkasnya. (yudi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here