Pemkab Bondowoso Gaungkan Ijen Geopark melalui Geopark Run Exhibition

7
Wabup Irwan Bachtiar saat berfoto dengan para pelari Run Geopark Exhibition

BONDOWOSO – Dalam rangka pengenalan situs-situs Ijen Geopark, baik yang ada di Bondowoso maupun Banyuwangi. Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Dinas Pariwisata Pemuda Dan Olahraga (Disparpora) setempat menyelenggarakan Ijen Geopark Run Exhibition, dari Tanggal 2 sampai 4 April 2021.

Tentunya kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dan Geopark Run Series. Dengan melibatkan sebanyak 50 runners. Yang terdiri dari 10 pelari sekaligus influencer tingkat nasional, 20 pelari lokal Bondowoso dan 20 pelari asal Kabupaten Banyuwangi. Yang mana eksibisi lari dengan jarak 65 kilometer.

Dimana, di area Bondowoso Jawa Timur sendiri, para pelari akan disuguhkan 5 situs geologi eksotis yang tengah didaftarkan menjadi warisan dunia UNESCO. Di antaranya Dinding Kaldera Ijen Megasari atau Puncak Megasari.

Selanjutnya mereka melewati Aliran Lava Plalangan, lalu menuju Kawah Wurung dan dilanjutkan ke Aliran Asam Kalipait dan rombongan dari Bondowoso berakhir di Paltuding Ijen. Dan dilanjutkan para pelari dari Kabupaten Banyuwangi hingga finish di Pendopo Bupati Banyuwangi. 

Kegiatan Ijen Geopark Run Exhibition ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Bondowoso H Irwan Bachtiar Rahmat, didampingi Plt. Kadisparpora, Retno Wulandari di Arabica Home stay Kecamatan Ijen, Jumat malam (2/4/2021) yang dikemas dengan acara pers conference.

Turut hadir dalam acara tersebut, yakni Rosalina Patralin Tantri, Perwakilan Deputi Bidang Wisata dan Penyelenggara Kegiatan, Kemenparekraf, Ketua Panitia Geopark Run Series, Tri Saputro, Plt Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Retno Wulandari, Kepala Diskominfo Bondowoso, dan sejumlah kepala OPD lainnya. 

Sedangkan pelepasan peserta Ijen Geopark Run Exhibition itu dilakukan di puncak dinding Kaldera Megasari Ijen Bondowoso dengan ketinggian 1.598 mdpl (meter di atas permukaan laut), pada Sabtu pagi (3/4) langsung oleh Plt. Kadisparpora Retno Wulandari. 

Saat pers conference, Wabup H Irwan Bachtiar Rahmat, S.E, M.Si mengatakan, kegitan ini sangat inovatif. Dia pun berharap kegiatan serupa bisa dilaksanakan lebih besar lagi. Sebab ada banyak keindahan alam di Ijen Bondowoso yang perlu dieksplorasi.

“Ini rangkaian mempromosikan Ijen Geopark. Harapan saya nanti kita akan mengadakan kegiatan yang lebih besar lagi,” katanya.

Sementara, Ketua Panitia Geopark Run Series, Tri Saputro menerangkan, bahwa Geopark Run series sejak Tahun 2018 diselenggarakan di berbagai daerah. Sementara untuk Bondowoso baru tahun ini.

“Selalu dilaksanakan di kawasan yang tengah menggagas geopark. Kita membantu mempromosikan dengan platform melakukan kegiatan sport,” katanya saat pers conference.

Adapun ciri khas dalam pelaksanaan Geopark Run ini adalah memadukan olahraga di jalan raya, dengan keunikan geopark yang ada. “Supaya geopark yang ada bisa dikenal,” urainya.

Ia melanjutkan bahwa kegiatan ini melibatkan 50 peserta. Terdiri dari 10 pelari- influencer nasional. Kemudian pelari lokal asal Bondowoso, dan asal Banyuwangi masing-masing 20 orang.

Dijelaskannya, bahwa pihaknya sengaja menggandeng sepuluh pelari nasional kategori ultra. Karena, harapannya, mereka bisa membantu promosi situs-situs yang dilalui melalui media sosial masing-masing.

“Menggandeng runners agar mereka membantu promosi di media sosial,” tandasnya. 

Sedangkan disaat pelepasan peserta lari di Puncak Megasari itu, tampak dibuka dengan tarian Singo Ulung yang diperankan oleh dua pelakon itu beratraksi di hadapan para pelari.

Akan hal itu, Plt. Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Bondowoso, Retno Wulandari, menerangkan, bahwa pihaknya sengaja menampilkan Singo Ulung dalam pelepasan ini.

Kata dia, selain untuk mengenalkan khasanah budaya tarian Bondowoso. Sekaligus, untuk mengenalkan salah satu tarian yang masuk dalam culture site Ijen Geopark yang diajukan ke UNESCO. (rzq)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here