Pemkab Bondowoso Gelar Seminar Pengembangan Tanaman Pertanian

242
Gelar Seminar Pengembangan Potensi Tanaman Pertanian

BONDOWOSO – Pemkab Bondowoso menggelar seminar pengembangan potensi tanaman pertanian di pendopo Bupati, Kamis (28/7/2016). Seminar ini sebagai upaya meningkatkan dan mengembangkan seluruh potensi pertanian sekaligus memberikan sumbangsih bagi kemajuan sektor pertanian di Bondowoso.

Pertanian di Bondowoso menjadi sektor paling besar dalam memberikan kontribusi bagi APBD. Oleh karena itu, Pemkab Bondowoso mempunyai peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan para petani.

Hal itu diungkapkan Bupati Amin Said Husni didampingi Dinas Pertanian (Disperta), Dinas Kehutanan Perkebunan (Dishutbun) dan Dewan Riset Daerah (DRD). Seminar ini dihadiri oleh seluruh Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) se Bondowoso dan tampil sebagai pembicara, Ir Yasid Taufik, Sekretaris Dirjen Hortikultura Kementrian Pertanian.

Selain itu, para petani diharapkan terus berinovasi mengelola lahan pertanian dan tidak mengandalkan satu jenis tanaman saja. “Masih banyak potensi lainnya yang bisa ditanam oleh petani selain padi. Seperti jagung, tebu, tembakau dan singkong,” ujarnya.

Selain dikenal sebagai Republik Kopi, Bondowoso juga dikenal sebagai Kota Tapai. Untuk itu, petani singkong diharapkan agar terus meningkatkan jumlah produksinya, mengingat singkong adalah bahan utama pembuatan tapai.

“Petani singkong harus dapat meningkatkan kualitas. Karena sekarang banyak petani singkong yang beralih menanam kayu sengon, sehingga petani singkong di Bondowoso menjadi berkurang. Hal ini berdampak terhadap produksi tape yang mulai dahulu menjadi ikon Bondowoso,” pungkasnya.

Sementara secara garis besar, kesejahteraan petani di Bondowoso masih jauh dari ekonomi yang mapan. “Ini menjadi PR kami, bagaimana caranya agar bisa mengangkat derajat para petani, sehingga mereka terlepas dari garis kemiskinan,” imbuhnya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here