Pemkab Bondowoso Salurkan Beasiswa Perguruan Tinggi Sebesar Rp789 juta

262
Bupati KH Salwa Arifin saat memberikan bantuan beasiswa secara simbolis

BONDOWOSO – Upaya Pemerintah Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi putera daerah yang melanjutkan ke perguruan tinggi, diimplementasikan dalam penyaluran beasiswa kepada 312 mahasiswa asal Bondowoso. Total, anggaran yang digelontorkan pun mencapai Rp 789 juta.

Pemberian beasiswa ini menurut KH Salwa Arifin, sebagai bentuk perhatian Pemkab Bondowoso untuk mendukung putra-putri daerah yang mempunyai keinginan melanjutkan pendidikan tinggi, namun memiliki keterbatasan pembiayaan. Mahasiswa yang terpilih merupakan putra-putri terbaik, melalui cara yang selektif dan kompetitif.

“Kami harus selektif memilih mahasiswa, karena keterbatasan dana. Jadi tidak semua mahasiswa bisa mendapatkan beasiswa, kami lakukan seleksi dan visitasi langsung,” kata Salwa Arifin dalam sambutannya saat penyerahkan beasiswa secara simbolis di Pendopo, Jumat (30/11/2018).

Menurut KH Salwa Arifin, kebijakan pokok di dunia pendidikan yang dilakukan oleh Pemkab Bondowoso adalah melakukan pemerataan dan memperluas akses pendidikan, dengan memberikan peluang bagi putera-puteri asli Bondowoso mengenyam pendidikan setinggi mungkin.

“Oleh karena itu, setiap tahun kami terus mengalokasikan beasiswa dari APBD kepada mahasiswa berprestasi. Kendati masih terbilang sedikit, kedepan kami akan terus berupaya agar anggaran untuk beasiswa ini bisa ditingkatkan,” terangnya.

Melalui beasiswa tersebut, menurut Salwa Arifin, mahasiswa akan terbantu, dan sekaligus bisa meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) para mahasiswa asli Bondowoso. “Mereka yang berprestasi, layak dan pantas untuk menerima beasiswa dari kami,” tukasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Hj Endang Hardiyanti, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bondowoso, menjelaskan, ada dua jenis beasiswa yang diberikan kepada 312 mahasiswa asal Bondowoso. Diantaranya 162 beasiswa afirmasi dan 150 beasiswa reguler. Jumlahnya pun menurut Endang berbeda, yakni, untuk beasiswa reguler mendapat bantuan Rp1,5 juta per tahun dan beasiswa afirmasi Rp 1 juta.

“Untuk beasiswa afirmasi, kita berikan kepada mahasiswa Unej yang berkuliah di kampus 2 Unej. Sedangkan untuk beasiswa reguler kami berikan kepada mahasiswa yang kuliah di perguruan tinggi di seluruh Indonesia,” terangnya.

Lebih lanjut dirinya mengungkapkan, beasiswa afirmasi yang diberikan secara berkelanjutan kepada mahasiswa yang sama, sejak 2015 silam. Sedangkan, untuk beasiswa reguler, diberikan secara kompetitif dengan kuota 150 orang penerima per tahunnya.

“Karena sifatnya kompetitif, maka belum tentu yang mendapatkan tahun 2017, mendapatkan lagi di tahun berikutnya. Dari total pemohon, sebanyak 354 mahasiswa, penerima beasiswa reguler terbanyak tahun ini, dari IAIN Jember, yakni 110 orang. Sisanya tersebar di 11 Perguruan Tinggi Negeri lainnya di Indonesia,” ungkapnya.

Sekadar diketahui, Bupati Salwa Arifin, secara simbolis menyerahkan beasiswa tersebut. Untuk informasi, tahun 2018 Pemerintah Daerah Bondowoso memberikan beasiswa kepada 312 mahasiswa Bondowoso. Beasiswa dimaksud yakni beasiswa Afirmasi untuk 162 mahasiswa dan beasiswa reguler diberikan kepada 150 orang, dengan total anggaran sekitar Rp 798 juta. (rizqi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here