Pemkab Bondowoso Tangguhkan Penataan Ulang Pedagang Pasar Induk

36
Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin

BONDOWOSO – Bupati Bondowoso, KH Salwa Arifin meminta agar penataan ulang pedagang di pasar induk, khususnya pedagang daging ayam dihentikan, agar pihaknya bisa fokus terhadap penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) yang saat ini menjadi momok menakutkan bagi masyarakat.

selain itu, pada Selasa (21/4/2020) kemarin, terjadi keributan hingga berujung adu mulut antara pedagang daging ayam dengan petugas gabungan, yang sedang melakukan sosialisasi penertiban pedagang di pasar induk Bondowoso ini.

“Untuk penertiban pedagang daging ayam yang berjualan bukan pada tempat yang telah disediakan agar dihentikan terlebih dahulu. Kita fokus pada penanganan Covid-19 terlebih dahulu,” jelas orang nomor satu di Bondowoso ini, Rabu (22/4/2020), usai penyerahan bantuan sosial (bansos) di Pendopo Bupati.

Penangguhan penertiban pedagang daging ayam agar kembali berjualan di lantai dua pasar induk ini, diperkuat oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bondowoso, Syaifullah. Menurutnya, hal tersebut dapat memicu terjadinya permasalahan baru ditengah pandemi Covid-19.

“Ini konsep pak Kapolres, beliau yang tahu terhadap situasi keamanan. Kondisi ini menurutnya mudah tersulut. Jadi, kita tunda dulu penertiban pedagang di pasar induk ini,” tegasnya.

Penataan pedagang di pasar induk, dikatakan Syaifullah, perlu dilakukan kajian ulang. Bahkan, dirinya telah meminta kepada Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Bondowoso untuk mengkaji ulang fasilitas yang telah disediakan Pemkab ini.

“Jangan sampai kebijakan ini tidak pro rakyat. Sudah benarkah tempat untuk pedagang daging ayam di lantai dua? Jadi, kita perlu duduk bersama untuk menyelesaikan permasalahan yang sedang terjadi di pasar induk,” pungkas mantan ASN Kabupaten Situbondo ini. (yudis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here