Pemkab Bondowoso Terus Berikan Pendampingan ADD/DD Kepada Seluruh Kades

492
1. Bupati KH Salwa Arifin saat memberikan arahan kepada Kepala Desa dalam Kunkernya di Kecamatan Kota

BONDOWOSO-Dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan desa yang bersumber dari Dana Desa (DD) maupun Alokasi Dana Desa (ADD) harus benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Oleh karena itu, seluruh Kepala Desa beserta aparaturnya sebelum melaksanakan kegiatan harus dituangkan dalam Musrembangdes.

Semisal ADD, sebagai stimulan yang berupa bantuan atau suatu dana perangsang untuk membiayai dan mendorong program pemerintah desa yang ditunjang dengan partisipasi swadaya gotong royong masyarakat dalam melaksanakan kegiatan pemerintahan dan pemberdayaan masyarakat.

ADD merupakan wujud dari pemenuhan hak desa untuk menyelenggarakan otonominya supaya tumbuh dan berkembang mengikuti pertumbuhan desa itu sendiri berdasarkan demokratisasi, keanekaragaman, partisipatif, otonomi asli dan pemberdayaan masyarakat.

Di Bondowoso, seluruh Kepala Desa diberi pembinaan oleh Bupati KH Salwa Arifin dan Wakil Bupati Irwan Bachtiar. Salah satunya pembinaan di Kecamatan Kota Bondowoso yang menghadirkan seluruh Kepala Desa di Kecamatan Bondowoso, Tenggarang, Wonosari, Taman Krocok dan Curahdami, Kamis (8/11/2018).

Menurut Bupati, ADD harus sejalan dengan agenda otonomi daerah, dimana desa ditempatkan sebagai basis desentralisasi. Kebijakan ADD relevan dengan perspektif yang menempatkan desa sebagai basis partisipasi. Sebagian besar masyarakat Indonesia hidup dalam komunitas sebuah pedesaan yang mana desentralisasi di tingkat desa tersebut akan meningkatkan fungsi pemerintahan sesuai dengan kebutuhan masyarakatnya.

“Gunakan ADD sesuai peruntukannya untuk meningkatkan penyelenggaraan pemerintah desa dalam melaksanakan pelayanan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan sesuai dengan kewenangannya. Selain itu ADD ini ditujukan pula supaya dapat meningkatkan kemampuan lembaga kemasyarakatan di desa dalam perencanaan, pelaksanaan, oeprasional dan pengendalian pembangunan secara partisipasi sesuai dengan potensi yang dimiliki oleh desa,” kata Bupati KH Salwa Arifin.

Sementara, mengenai Dana Desa yang bersumber dari APBN, yang diterima oleh Bondowoso dialokasikan kepada masing-masing desa berdasarkan faktor wilayah, penduduk dan kebutuhan pembangunan kemiskinan di setiap desa. “Jumlahnya tidak sama antar desa. Namun, kendati demikian, saya berpesan agar semua dana yang turun ke desa bisa dialokasikan untuk pemberdayaan masyarakat dan pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” tuturnya.

Dalam acara tersebut, Bupati KH Salwa Arifin juga memberikan apresiasi kepada seluruh Kades di 5 kecamatan yang hadir. Dirinya menegaskan jika selama ini dirinya menginginkan semua Kepala Desa mampu mengelola keuangan desa, mulai dari tahap perencanaan, pengerjaan sampai tingkat pelaporannya.

“Tidak ada ancaman dari saya. Dan tidak perlu takut untuk hadir ke acara pembinaan seperti ini. Sejatinya, yang kami inginkan adalah membangun Bondowoso lebih maju lagi dan bersama-sama pemerintahan desa, Bondowoso akan mampu mensejahterakan masyarakat,” pungkas Bupati.

Sehari sebelumnya, Bupati juga menegaskan jika pencairan Dana Desa termin terakhir nampaknya akan cair dalam pertengahan bulan November 2018 ini. Pasalnya, berdasarkan laporan realisasi DD, di Kabupaten Bondowoso sudah terealisasi 100 persen.

Untuk itu, Bupati Bondowoso, KH Salwa Arifin berharap agar para Kepala Desa (Kades) dapat memanfaatkan DD dengan sebaik-baiknya untuk digunakan pembangunan dan berbagai program di desa.

“Alhamdulillah DD dalam minggu ini akan terealiasi, akan cair. Tapi janji, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) harus diintesifkan,” ucap Bupati Salwa saat memberikan sambutan dalam Kunker Pembinaan DD/ADD, di Kecamatan Wringin, Rabu (7/11/2018).

Dalam kunkernya di Kecamatan Wringin, Bupati juga menyerahkan santunan jaminan kesehatan dari BPJS Kesehatan kepada warga. Dalam kunker tersebut juga, Kepala Inspektorat Bondowoso memberikan pembinaan kepada seluruh Kades di Kecamatan Wringin, Pakem, Binakal dan Tegalampel.

Tampak hadir selalu menemani Bupati Salwa Arifin, diantaranya seluruh jajaran Forkopimda, Asisten I, Kepala BPKAD, Inspektur, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, dan beberapa kepala OPD. (rizqi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here