Pemkab Jember Berikan Penghargaan kepada Pensiunan ASN

261
Bupati saat memberikan penghargaan kepada ASN

JEMBER – Banyak yang menganggap pegawai yang sudah purna tugas sebagai bagian dari masa lalu sebuah pengabdian, terlebih bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Bahkan meski selama menjadi ASN banyak menorehkan prestasi, namun tidak sedikit saat pensiun tidak ada perhatian sama sekali dari pemerintah.

Oleh karena itu, Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR ingin merubah stigma tersebut dalam memberikan pelayanan kepada ASN yang sudah purna tugas.

Hal ini disampaikan Bupati Faida saat menyerahkan SK kenaikan pangkat ASN dan SK Pensiun kepada puluhan ASN dan keluarga ASN di Aula Tamyaloka Pemkab Jember Senin (14/1/2019).

“Banyak yang tidak mau peduli terhadap kelanjutan ASN yang sudah memasuki purna tugas, selama ini banyak dari mereka yang sudah memasuki pensiun tapi belum mendapatkan hak-haknya, oleh karena itu, saya ingin merubah paradigma ini dengan memberikan layanan kepada bapak-bapak yang sudah purna tugas, dan sistem ini harus dimulai dari sekarang,” ujar Bupati.

Bupati menilai, banyak dari ASN yang sudah pensiun lebih dari satu tahun tapi belum menerima SK, padahal SK sangat dibutuhkan oleh mereka, terutama bagi mereka yang pensiun karena meninggal, oleh karenanya ke depan Bupati akan membentuk petugas khusus yang menangani para pensiunan ASN.

“Banyak dari ASN yang pensiun karena meninggal dunia, SK pensiunnya tidak terurus, tadi juga ada ibu yang suaminya pensiun karena meninggal sejak 2017 SK nya tidak terurus, dulu pernah diurus, tapi tidak tertangani dengan baik, dan saat ditanyakan ternyata berkas pengajuannya hilang, hal-hal seperti ini yang saya tidak ingin kedepan terjadi pada ASN yang sudah pensiun,” urainya.

Oleh karena itu, lanjutnya, Pemkab harus hadir dan mengurus berkas-berkas yang dibutuhkan ASN saat memasuki pensiun.

“Kasian mereka yang sudah mengabdi puluhan tahun, tapi di masa tuanya masih harus mengurusi berkas,” ujar Bupati yang dalam pertemuan yang dikemas dengan sarapan pagi bersama puluhan ASN.

Bupati Faida menambahkan, saat para ASN menerima SK pengangkatan pertama kalinya, banyak dilakukan upacara atau apel secara seremonial, namun saat purna tugas, mereka dibiarkan tanpa ada perhatian dari Pemkab.

Oleh karenanya setelah adanya pertemuan hari ini, Bupati ingin memastikan tidak ada lagi ASN yang pensiun harus mengurus sendiri berkas-berkas SK pensiunnya, tapi Pemkab yang akan mengurus.

“Setelah hari ini, saya tidak ingin memastikan Pemkab harus hadir dan melayani ASN yang memasuki masa pensiun, karena sejatinya mereka juga pahlawan bangsa yang selama ini sudah mencurahkan tenaga dan fikirannya untuk pembangunan negeri,” pungkas Bupati.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here