Pemkab Lumajang Ngaji Program Getar Desa di Bondowoso

133
Kepala Bappeda, Farida saat menerima kedatangan Kabupaten Lumajang saat studi tiru

BONDOWOSO– Program Gerakan Pendidikan Kesetaraan Berbasis Desa (Getar Desa) di Kabupaten Bondowoso, menjadi daya tarik bagi kabupaten lain. Salah satunya, Kabupaten Lumajang.

Pasalnya, Kabupaten Lumajang tersebut, ingin sekali melihat program yang dinilai dapat membantu kabupaten berjuluk Republik Kopi ini bisa menekan angka rata-rata lama sekolah.

Menurut Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pemkab setempat, Farida mengatakan, kedatangan Kabupaten Lumajang ke Bondowoso untuk melihat output program Getar Desa.

“Kedatangan mereka untuk melihat bagaimana perencanaan program Getar Desa, karena output Getar Desa dapat mempercepat melek huruf, meningkatkan IPM dan mencegah pernikahan dini,” ungkap Farida, Kamis (7/11/2019).

Program yang telah masuk Top 45 Indonesia beberapa waktu lalu tersebut, juga menjadi alasan Kabupaten Lumajang melakukan studi tiru ke Kabupaten Bondowoso.

“Sudah sekian puluh ribu terentaskan dari buta aksara, jadi hal itu yang membuat Kabupaten Lumajang melakukan studi tiru kesini,” jelasnya.

Dari program tersebut, dirinya berharap agar dapat memberikan kontribusi bagi pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan, sesuai dengan keinginan Pemkab untuk menaikan angka rata-rata lama sekolah.

“Sampai saat ini angka rata-rata lama sekolah kita masih 5,7 dari angka 5,5 dan target kita kedepan harus lebih 6 tahun keatas,” tukasnya. (yudi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here