Pengurus Masjid Ar-Rahmah RSUD dr Koesnadi Siap Tingkatkan Kegiatan Keagamaan

41
Ketum DMI saat melantik Takmir Masjid Ar-Rahmah RSUD Koesnadi Bondowoso

BONDOWOSO – Pasca diresmikan oleh Bupati KH Salwa Arifin, pada Januari 2022 silam, kini pengurus masjid Ar Rahmah yang dibangun di kawasan RSUD dr Koesnadi Kabupaten Bondowoso, dilantik oleh Staff Ahli Bupati Taufan Restuanto, Rabu (16/2/2022).

Pelantikan pengurus masjid ini diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan aktifitas keagamaan di masjid Ar-Rahmah. Taufan berharap kepengurusan tersebut bisa memberikan angin segar agar masjid yang dibangun dari dana pemerintah tersebut bisa bermanfaat.

“Kita harapkan berdampak positif bagi warga sekitar dan pengunjung rumah sakit,” harapnya usai sesi pelantikan dan pengucapan sumpah.

Taufan juga menjelaskan, kepengurusan masjid terdiri dari berbagai unsur pengurus, baik dari Ormas, tokoh agama bahkan dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Seperti dari NU, pengasuh Ponpes hingga tokoh masyarakat, bahkan juga ada dari unsur pejabat setempat juga ikut andil dalam meningkatkan aktivitas keagamaan di masjid ini,” terangnya.

Sementara itu, Munandar bendahara masjid Ar Rahmah menambahkan, dirinya menjabat sebagai pengurus takmir masjid karena kerelaan hati sebagai umat muslim sekaligus untuk tabungan pahala.

“Ini murni karena mencari pahala dan tabungan akhirat, bekal kita menghadap-Nya nanti,” ujar Kepala Dinas Binamarga Sumber Daya Air dan Bina Kontruksi (BSBK) ini.

Tak hanya itu, dirinya juga akan semampu mungkin untuk memakmurkan kegiatan masjid dengan kegiatan-kegiatan keagamaan, baik untuk sholat 5 waktu maupun sholat Jumat.

“Bahkan sholat tarawih dan hari besar keagamaan juga akan kami adakan, itu akan kami upayakan,” paparnya.

Untuk kas masjid saat ini masih tersisa sekitar Rp1,6 juta, kas tersebut nantinya akan digunakan untuk kebutuhan yang dibutuhkan dalam pembenahan fasilitas masjid.

“Tidak ada campur tangan dari OPD manapun, semua kas yang ada murni sumbangsih jamaah yang hadir. Nanti hasilnya akan digunakan untuk operasional kegiatan masjid,” tambahnya.

Selaras dengan hal itu, Ketua MUI Bondowoso, KH. Asyari Pasha mengapresiasi terbentuknya pengurus masjid, sehingga dengan kepengurusan tersebut semua aktivitas keagamaan bisa dimaksimalkan.

“Hal ini patut diberikan apresiasi, karena dalam hal melakukan aktivitas harus ada peningkatan, apalagi dalam hal keagamaan,” tutupnya.

Hadir dalam acara tersebut, Direktur RSU Dr Koesnadi, dr Yus Priatna, ketua MUI Bondowoso, Kabag Kesra, serta pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Bondowoso. (yudi)

Artikulli paraprakUNICEF Berikan Pelatihan Disiplin Positif di Bondowoso
Artikulli tjetërMuskercab PCNU Bondowoso, Ini Harapan Bupati Salwa

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini