Peringati Hari Kelahiran Pancasila, Ini Pesan Bupati Bondowoso

14
Bupati Salwa Arifin saat memimpin upacara

BONDOWOSO – Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila sebagai simbol Negara kesatuan Republik Indonesia (RI), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso menggelar Upacara Hari Kelahiran Pancasila di halaman Pemkab Bondowoso, Sabtu (1/6/2019).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin dalam sambutannya mengatakan, Pancasila merupakan berkah yang luar biasa dari Allah SWT untuk rakyat Indonesia, maka dari hal tersebut wajib hukumnya untuk disyukuri dan selalu mengingat para pendirinya.

“Pancasila telah menjadi perekat dan pemersatu bangsa Indonesia, Pancasila tetap bertahan meski diterjang berbagai ideologi yang berusaha memecah belah Bhineka Tunggal Ika, insyaallah tetap mengalir didenyut nadi kita semua,” urai Bupati di hadapan peserta upacara.

Pancasila, lanjut Bupati, sebagai suatu keyakinan dan pendirian yang asasi harus terus diperjuangkan. Keberagaman kondisi geografis, flora, fauna hingga aspek antropologis dan sosiologis masyarakat hanya dapat dirajut dalam bingkai kebangsaan yang inklusif. Proses internalisasi sekaligus pengalaman nilai-niali Pancasila harus tertanam dalam hati yang suci dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. 

“Berkat pancasila yang berlindan dengan nilai-nilai inklusivitas, toleransi dan gotong royong keberagaman yang ada menjadi suatu berkah. Berkat Pancasila sebagai bintang penuntun keberagaman yang ada dapat dirajut menjadi identitas nasional dalam wadah dan slogan Bhinneka Tunggal Ika,” terangnya.

Upacara Hari Kelahiran panacasila, ungkap Bupati adalah merupakan momentum untuk mengenang serta merefleksikan momentum sejarah para pendiri bangsa Indonesia.

“Kita harus menjaga nilai-nilai fundamental bangsa Indonesia sebagai dasar Negara sehingga dengan keanekaragaman yang dimiliki dapat bersatu dan menyatu sebagai satu bangsa serta membangun kebersamaan,” tuturnya.

Lebih jauh, Bupati Salwa mengatakan Pancasila adalah bintang penuntun yang mengandung visi misi Negara dalam memberikan orientasi, arah perjuangan dan membangun Bangsa kedepan agar lebih baik.

“Pancasil sebagai falsafah dan juga dasar Negara yang kokoh, yang menjadi pondasi Indonesia yang bersatu, berdaulat adil dan makmur,” tukasnya.

Melalui peringatan hari kelahiran Pancasila 1 Juni 2019, Pancasila perlu dijadikan sebagai sumber inspirasi “politik harapan” dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Kita semua harus terus menerus secara konsisten merealisasikan Pancasila sebagai dasar Negara, Ideologi Negara dan pandangan dunia yang dapat membawa kemajuan dan kebahagiaan seluruh bangsa Indonesia. Kita bersatu membangun bangsa utuk merealisasikan tatanah kehidupan masyarkat yang rukun, damai, adil dalam kemakmuran dan makmur dalam keadilan. Kita Indonesia, kita pancasila,” pungkasnya. (rizqi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here