Peringati Harjabo ke-199, Ini Jadwal Rangkaian Kegiatannya

825

BONDOWOSO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso akan peringati berdirinya Bumi Kironggo dengan menggelar Hari Jadi Bondowoso (Harjabo) ke 199 di alun-alun Raden Bagus Asra (RBA) Kironggo.

Peringatan Harjabo kali ini menjadi event terakhir bagi Bupati Bondowoso Amin Said Husni yang akan mengakhiri masa jabatannya September mendatang. Oleh karena itu, serangkaian kegiatan yang akan digelar dibuat berbeda dengan tahun sebelumnya.

“Berbeda dengan tahun lalu, puncak peringatan Harjabo ke 199 kali ini digelar terakhir yaitu pada hari Senin (9/7/2018) depan. Jadi, rangkaian kegiatan yang masuk pada gelaran tahun ini, kami gelar diawal,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Bondowoso, Harry Patriantono, Jumat (6/7/2018).

Sementara, Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata Dispaspora, Adi Sunaryadi menyatakan kesiapan digelarnya agenda tahunan Pemkab Bondowoso ini serta menjelaskan jadwal agenda kegiatan yang masuk dalam rangkaian Harjabo ke-199.

“Untuk rangkaian Harjabo ke-199 diawali dengan ngopi bareng Bupati. Kami menyediakan 150 cup kopi gratis untuk masyarakat,” jelasnya.

Rangkaian kegiatan selanjutnya, dikatakan Adi, masih sama dengan tahun lalu yaitu digelarnya ‘Bondowoso Culture Night Festival’ atau Pawai Budaya pada hari Sabtu (7/7/2018) malam.

“Kami libatkan semua Kecamatan yang ada di Kabupaten Bondowoso untuk ikut meramaikan Bondowoso Culture Night Carnival dengan menampilkan kebudayaan asli yang dimiliki Kabupaten kita ini,” paparnya.

Sedangkan kegiatan selanjutnya, masih lanjut Adi, adalah ‘Fashion On The Street’ yang digelar pada Hari Minggu (8/7/2018) pagi.

“Kami barengkan dengan Car Free Day (CFD). Kenapa, karena pada setiap kegiatan CFD ramai akan pengunjung. Kita hibur masyarakat sekalian kita lombakan potensi yang dimiliki Bondowoso tetap dengan tema Sportventure tourism. Jadi, temanya masih tetap pariwisata,” jelasnya.

Yang terakhir, puncak acara Harjabo ke 199 akan digelar pada hari Senin (9/7/2018). Diantaranya Kirab Budaya dan Bondowoso Heritage.

“Kenapa hari Senin, karena Kabupaten Bondowoso lahir atau berdiri pada hari itu yakni 25 Syawal,” kata Adi.

Dijelaskan Adi, kegiatan Kirab Budaya dilanjutkan dengan ziarah ke makam pembabat Bondowoso yakni Kironggo. Sedangkan untuk Bondowoso Heritage, menurutnya, adalah acara paling puncak dengan memberikan hiburan kepada masyarakat dengan bersama-sama menyaksikan drama kolosal Babat Bondowoso yang terlebih dahulu menyuguhkan kesenian Singo Ulung serta Tari Ojung.

“Tujuannya tidak lain agar kita sama-sama tahu kalau Bondowoso memiliki hari lahir dan hari jadi atau Harjabo,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here