Perusahaan Tembakau di Bondowoso Tak Pernah Laporkan Hasil Pembelian

224
Purno Winardi, Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja

BONDOWOSO – Regulasi tata niaga tembakau di Bondowoso, sampai saat ini masih belum jelas. Pasalnya, perusahaan tembakau yang melakukan pembelian masih belum transparan dalam melaporkan hasil pembelian tembakau. Padahal, laporan ini merupakan indikator tercapainya target produksi tembakau di Bondowoso, sebagai kajian dalam penerbitan ijin pembelian.

“Laporan rencana hingga pasca pembelian seharusnya dijadikan acuan oleh Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja, dalam menerbitkan ijin pembelian tembakau. Jadi serapan tembakau petani bisa dimonitor,” kata Adi Kriesna, Ketua Komisi II DPRD Bondowoso beberapa waktu lalu.

Transparansi laporan rencana pembelian, sebelumnya memang selalu dilaporkan oleh perusahaan kepada Dinas Pertanian menjelang pra tanam tembakau. Tentunya, laporan tersebut harus balance dan sesuai dengan jumlah tonase pembelian tembakau.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here