Perusak APK di Banyuwangi Dituntut 4 Bulan Penjara

259
Situasi sidang tuntutan terdakwa Darmawan di PN Banyuwangi

BANYUWANGI – Kasus dugaan perusakan alat peraga kampanye (APK) mulai memasuki masa tuntutan di persidangan. Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa Darmawan dengan hukuman penjara selama 4 bulan. JPU berpendapat, Darmawan telah terbukti melanggar pasal 521 jo pasal 280 ayat (1) huruf g Undang-undang (UU) nomor 7 tahun 2017.

Selain hukuman penjara, JPU Ketut Gde Dame Negara juga menuntut terdakwa untuk membayar denda kepada negara sebesar Rp 5 juta subsidair 3 bulan kurungan. Sehingga jika terdakwa tidak membayar denda tersebut harus digantikan dengan kurungan selama 3 bulan.

Dalam surat tuntutan yang dibacakan Selasa (26/3/2019) siang, Gde Dame Negara menyebut menyampaikan beberapa hal yang meringankan dan memberatkan. Hal yang memberatkan, kata, Ketut Gde Dame Negara, terdakwa merugikan saksi Kojin dan Subur Rianto.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here