Pimpin Upacara HUT Korpri ke 47, Ini Pesan Bupati KH Salwa Arifin

91
Bupati Bondowoso saat memberikan sambutan di upacara HUT Korpri 47

BONDOWOSO – Bupati Bondowoso KH. Salwa Arifin pimpin langsung upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ke 47, di halaman kantor Pemkab Bondowoso, Jumat (30/11/2018).

Sebelum menggelar upacara, Bupati Salwa Arifin bersama Kasdim 0822 Bondowoso Mayor Inf Suhalid, Wakapolres Bondowoso Kompol Nurmala SIK, Kajari Taufik Hidayat, PLT Sekda Karna Siswandi berziarah ke TMP (Taman Makam Pahlawan).

Bertemakan ‘Korpri: Melayani, Bekerja dan menyatukan Bangsa’, Korpri bersama seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang maksimal bagi masyarakat dan menjadi pemersatu bangsa.

“Selama 47 tahun Korpri beserta seluruh ASN telah memberikan kontribusi yang besar terhadap masyarakat, Bangsa dan Negara dan menjadi salah satu pengikat serta memperkokoh rasa persaudaraan, persatuan Nasional serta menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat,” urai Bupati saat memberikan arahan di acara HUT Korpri.

Bahkan ASN telah menjadi tauladan masyarakat dalam mengedepankan budi pekerti dan etika. Maka dari itu, lanjut Bupati, para ASN di Indonesia khususnya di wilayah kerja Pemerintah Kabupaten Bondowoso wajib diberikan apresiasi yang seimbang dengan etos kerja mereka.

“Atas andil dan jasa besar tersebut, atas nama Pemerintah Bondowoso, saya ucapkan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya karena apa yang kita capai saat ini tidak lepas dari peran jajaran ASN yang bekerja disemua sektor,” ujarnya.

Meski begitu, tambah Bupati, untuk mengantisipasi perubahan jaman dan perkembangan teknologi dan informasi dalam segi pelayanan kepada masyarakat, ASN dituntut untuk selalu bisa mengedepankan lagi serta meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat.

“Seorang ASN harus melayani masyarakat dengan sungguh-sungguh, menjaga tata kelola pemerintahan, menjaga kualitas terus melakukan inovasi serta berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait dan jangan bertindak dengan ego sektoral,” tukasnya.

Korpri harus bisa menjadi organisasi dengan budaya yang penuh inovasi dan kreativitas, yang modern dan efisien, yang tidak boleh tertinggal dari lembaga swasta.

“Korpri harus berinovasi dan mengikuti perkembangan teknologi global yang tidak hanya membawa kemudahan pada kehidupan sehari-hari. Akan tetapi harus mampu berdampingan untuk mengubah perubahan ekonomi, kehidupan sosial politik, hingga kehidupan berbangsa dan bernegara,” jelasnya.

Seperti yang dikatakan oleh Presiden Joko Widodo, Bupati mengarahkan ASN untuk memanfaatkan perkembangan teknologi dalam melayani masyarakat. “ASN juga harus melakukan banyak penyesuaian dalam perubahan zaman. Revolusi industri 4.0 telah membawa perubahan lanskap sosial, lanskap politik, dan lanskap budaya di seluruh dunia,” katanya.

ASN dihadapkan kepada perubahan sosial yang besar karena perkembangan teknologi. Perkembangan informasi dan teknologi mempermudah ASN dan cara kerja birokrasi. Dengan teknologi itu, memfasilitasi masyarakat menyampaikan aspirasi dengan mudah dan tuntutan pelayanan yang lebih baik juga meningkat.

“Mau tidak mau, ASN harus melayani masyarakat dengan sungguh-sungguh, meningkatkan kualitas kerja dan tata kelola pemerintahan serta menjaga akuntabilitas. Mau tidak mau, ASN harus selalu open mind, terus melakukan inovasi dan menyederhanakan proses kerja,” jelas Presiden.

KH Salwa juga meminta ASN tidak terjebak ego sektoral dan berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait. Masalah yang ada di masyarakat, kata bupati, bersifat lintas daerah dan lintas sektoral sehingga dengan pemanfaatan teknologi dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Saya minta pada seluruh jajaran ASN agar segera memperkuat diri agar menjadi agen transformasi, menjadi agen-agen transformasi penguatan SDM kita, menjadi agen-agen transformasi dalam membangun talenta-talenta anak bangsa,” kata Bupati. (yudi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here