Pimpinan Definitif DPRD Bondowoso Tunggu SK Gubernur

161
Ketua dan Wakil Ketua DPRD sementara, saat memimpin rapat paripurna penetapan calon pimpinan

BONDOWOSO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bondowoso telah menetapkan calon pimpinan definitif yang terdiri dari ketua dan tiga wakil ketua melalui Rapat Paripurna Intern Penetapan Calon Pimpinan Definitif DPRD Bondowoso, periode 2019-2024, Rabu (11/9/2019), di aula Graha Paripurna.

Namun demikian, calon pimpinan definitif DPRD Kabupaten Bondowoso tersebut masih harus mendapatkan Surat Keputusan (SK) pengesahan dari Gubernur Jawa Timur (Jatim).

Bahkan, sebelum mendapatkan SK pengesahan dari Gubernur Jatim itu, DPRD Kabupaten Bondowoso belum bisa membentuk Alat Kelengkapan Dewan (AKD) beserta Tata Tertib (Tatib) sebagai acuan dalam melakukan pekerjaan.

“Nanti setelah SK pengesahan dari Gubernur Jatim itu sudah turun, baru setelahnya pimpinan definitif DPRD dilantik. Kemudian, membentuk AKD serta Tatib sebagai pedoman kita bekerja,” ungkap Ketua DPRD Bondowoso sementara, Ahmad Dhafir usai Rapat Paripurna Intern tersebut.

Menurut Dhafir, calon Ketua DPRD definitif dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu, DPRD Kabupaten Bondowoso mendapat jatah ketua dan tiga wakil ketua. Penetapan calon pimpinan tersebut menurut perolehan kursi terbanyak dari masing-masing partai pada kontestasi Pileg kemarin.

Untuk diketahui, PKB mendapat perolehan kursi terbanyak sejumlah 14 kursi. Sedangkan diurutan kedua, PDI-P dengan perolehan 7 kursi dan diurutan ketiga ditempati PPP dan Partai Golkar yang sama-sama memperoleh 6 kursi. 

“Saya dari PKB sebagai calon ketua, mas Sinung dari PDI-P menjadi calon wakil ketua I, H Buchori Mun’im dari PPP sebagai calon wakil ketua II dan H Supriadi dari Golkar adalah calon wakil ketua III,” pungkas Ahmad Dhafir. (yudis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here