PKL Alun-alun Bondowoso Tak Mau Direlokasi

66
Suasana Rakor antara perwakilan PKL dengan pihak pemerintah

BONDOWOSO – Pedagang Kaki Lima (PKL) Alun-alun Bondowoso, tetap bersikukuh menolak dipindah ke tempat wisata kuliner di sekitar jembatan Ki Ronggo.

Penolakan relokasi tersebut dilontarkan ketua paguyuban PKL, Mujiati, dalam rapat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso, Senin (10/2/2020).

Alasannya, sejumlah fasilitas yang telah disediakan oleh Pemkab setempat, di lokasi wisata kuliner itu dinilai belum layak untuk digunakan.

“Pertama, ketersediaan los yang ada di jembatan Ki Ronggo tidak bisa menampung seluruh PKL yang ada, sebanyak 125 PKL. Sedangkan, Pemkab melalui Diskoperindag hanya bisa menyediakan 96 los,” jelasnya.

Bahkan, menurutnya, faktor keamanan para PKL juga menjadi dasar pihaknya menolak untuk dilakukan relokasi ke lokasi wisata kuliner jembatan Ki Ronggo.

“Apalagi keberadaan kami di sekitaran jembatan Ki Ronggo mendapat penolakan dari warga sekitar yang merasa dirugikan dengan adanya wisata kuliner ini,” kata Mujiati lagi.

Sementara, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bondowoso, mengingatkan para PKL, untuk segera menyiapkan diri untuk direlokasi ke tempat yang telah disediakan oleh pemerintah.

Menurut Kepala Satpol PP, Aries Agung Sungkowo, hal tersebut dilakukan oleh pihaknya sebagai penegak Perda, karena sebelumnya telah ada kesepakatan antara PKL dan Pemkab Bondowoso, jika relokasi dilakukan pada Januari 2020.

“Kesepakatan itu terjadi setelah difasilitasi oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (KOMNASHAM) beberapa waktu lalu. Namun relokasi diundur hingga Februari 2020 karena pihak Pemkab masih memenuhi beberapa poin yang diminta PKL,” ungkap mantan Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) Pemkab Bondowoso ini.

Namun demikian, Diskoperindag Kabupaten Bondowoso menyatakan bahwa pihaknya memastikan telah memenuhi semua permintaan PKL yang tertera dalam perjanjian itu.

“Semua permintaan PKL sudah kami penuhi dan siap untuk digunakan. Nanti saya akan sampaikan semua keluhan ini kepada Kepala Diskoperindag,” pungkas Sekretaris Diskoperindag, Dadan Kurniawan. (yudis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here