Plt Kadis PUPR Tinjau Progres Pekerjaan Proyek di Kawasan Kota Bondowoso

190
Plt Kadis PUPR saat meninjau rehabilitasi jembatan Pantikosta

BONDOWOSO – Memasuki pertengahan bulan November 2020, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bondowoso, meninjau langsung progres sejumlah pekerjaan kontruksi, di kawasan kota, Kamis (12/11/2020).

Kali ini, Plt Kepala Dinas PUPR, Munandar bersama timnya turun langsung meninjau pekerjaan rehabilitasi jembatan Pantikosta di Keluarahan Dabasah dan perbaikan jembatan Pandjaitan. Kemudian kunjungan berakhir di proyek jalan lingkar Desa Pancoran.

Di lokasi proyek rehabilitasi jembatan pantikosta, Munandar menyampaikan, usulan pembangunan jembatan yang ada di Kelurahan Dabasah tersebut, sudah lama dan baru terealisasi tahun ini, karena terkendala anggaran. Oleh karena itu, dengan batasan waktu hanya 48 hari, diharapkan rehabilitasi jembatan Pantikosta tersebut bisa rampung.

“Dari dulu sudah diajukan ke Badan Anggaran (Banggar). Namun, karena terkendala anggaran, baru direhab sekarang. Selain itu, dengan batas waktu 48 hari, kami harapkan pekerjaan ini tidak ada keterlambatan dan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Dan perlu dicatat bagi rekanan, kerjakan proyek ini sesuai dengan spesifikasi dan RAB yang termaktub dalam Surat Perintah Kerja (SPK),” tegas Munandar.

Sumber dana untuk rehabilitasi jembatan pantikosta ini, menurut Munandar, berasal dari DAK tahun 2020. Nantinya, beton-beton dan besi penyangga yang mulai keropos akan diganti, sehingga jembatan sepanjang 30 meter dan lebar 4 meter ini, akan kembali kokoh dan aman untuk dilewati masyarakat.

“Jembatan ini sebenarnya tidak layak dilewati, karena bergetar saat dilintasi oleh sepeda motor. Kekuatan jembatan 39 tahun ini sudah sangat riskan, karena besinya sudah banyak yang berkarat dan kropos. Maka dari itu, sangat perlu jika jembatan ini dianggarkan untuk direhab,” tambah mantan Kadis Pertanian ini, ditemani oleh Kabid Binamarga, Hergiar di lokasi proyek.

Jembatan yang berada di lingkungan padat penduduk ini, perlu mendapat perhatian serius, mengingat proses pembangunan tiang penyangga jembatan sangat beresiko. Pasalnya, sewaktu-waktu tangkis sungai di sisi utara dan selatan bisa ambruk.

“Perlu kehati-hatian. Dan semoga cepat selesai sesuai jadwal dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Kami juga berpesan agar masyarakat ikut menjaga dan memelihara jembatan ini nantinya. Jangan sampai membuang sampah pada tempatnya, agar tidak menyumbat saluran air dan menyebabkan banjir,” pungkasnya.

Kunjungan Plt Kadis PUPR ini kemudian dilanjutkan ke lokasi proyek rehabilitasi jembatan Pandjaitan, yang dibangun sejak tanggal 2 November 2020 lalu. Lalu, kunjungan berakhir di pelaksanaan proyek jalan lingkar di Desa Pancoran. (rzq/ich)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here