Polres Bondowoso Segera Dalami Kasus Ambil Paksa Jenazah Covid-19

3
Warga Desa Kemirian Kecamatan Tamanan saat membakar peti jenazah usai mengambil paksa jenazah Covid-19 tanpa APD lengkap

BONDOWOSO – Polres Bondowoso akan menindaklanjuti kasus pengambilan paksa jenazah Covid-19 hingga pembakaran peti oleh warga Desa Kemirian Kecamatan Tamanan yang terjadi pada Jumat (16/7/2021) malam.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Bondowoso, Herman Priyanto, saat Satgas Covid-19 menggelar Press Conference, Sabtu (17/7/2021).

Dikatakan Herman, pihaknya akan mendalami kasus pengambilan paksa jenazah Covid-19 yang dilakukan oleh warga tersebut. Meskipun prosesnya memerlukan waktu.

“Kita akan tndaklanjuti itu sesuai aturan yang berlaku saat pandemi Covid-19,” ungkapnya. 

Dari kejadian tersebut, pihaknya bersama pihak TNI akan lebih meningkatkan keamanan saat Satgas Covid-19 akan melakukan pemulasaran jenazah.

“Harus kami lakukan, demi menjaga serta melindungi masyarakat dari Covid-19,” tutup Kapolres Bondowoso ini.

Untuk diketahui, pada Jum’at (16/7/2021) malam, di Desa Kemirian Kecamatan Tamanan terjadi pengambilan paksa terhadap jenazah pasien Covid-19 yang masih berada dalam peti dan ambulance.

Bahkan, setelah mengambil paksa dengan cara mengepung ambulance, masyarakat ramai-ramai membakar peti jenazah. Serta, memakamkan jenazah tanpa protokol kesehatan. (tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here