PPKM Darurat Diperpanjang, Ini kata Wabup Irwan

12
Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat

BONDOWOSO – Dalam rangka menekan angka penularan Covid-19, Pemerintah pusat memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali hingga 25 Juli 2021 mendatang. Sebelumnya hanya ditetapkan dari 3 sampai 20 Juli 2021.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Bondowoso, Irwan Bachtiar Rahmat menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah (Pemda) hanya menjalankan tugas atas intruksi tersebut.

“Itu merupakan kewenangan pusat, kami di daerah hanya menjalankan saja,” tuturnya, Rabu (21/7/2021).

Namun demikian, dirinya menekankan agar masyarakat tetap tenang mengikuti instruksi pemerintah tersebut. Menurutnya, bagaimanapun PPKM Darurat tersebut dilakukan untuk menyelamatkan masyarakat dari pandemi Covid-19.

“Masyarakat tolong pahami itu. Tetap patuhi protokol kesehatan (Prokes),” ungkap Wabup Irwan.

Bahkan, Wabup kelahiran Bondowoso ini berusaha meyakinkan masyarakat bahwa Covid-19 itu ada bukan hanya sekedar wacana atau retorika belaka.

“Saya sudah mengalami sendiri. Saya pernah berjibaku melawan Covid-19,” tegasnya.

Bukan tanpa solusi, diterapkannya PPKM Darurat Jawa-Bali hingga perpanjangan waktunya, dijelaskan Wabup Irwan, pemerintahpun telah menggelontorkan berbagai bantuan untuk masyarakat terdampak.

Diantaranya, untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) yang jumlahnya mencapai 65ribuan orang tersebut, selain menerima bantuan uang tunai juga ditambah dengan bantuan beras sebanyak 10 Kilogram.

Tak hanya itu, dijelaskannya lagi, untuk program Bantuan Sosial Tunai (BST), setiap KPM menerima Rp 300 ribu dan ditambah 10 Kg beras. Jumlah penerima mencapai 24 ribu KPM.

“Ada juga bantuan beras untuk non PKH dan non BST, non BPNT serta non BLT DD yang digelontorkan oleh Kemenko Maritim melalui TNI-Polri untuk 12.590 keluarga terdampak PPKM Darurat. Mereka menerima 5 Kg beras,” jelas Wabup Irwan.

Bahkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso juga mengalokasikan anggaran untuk pedagang serta pekerja terdampak PPKM Darurat sebesar Rp 200 ribu. Rencananya dibedikan dua kali atau dua tahap, totalnya jadi Rp 400 ribu.

“Anggaran bantuan ini akan diambilkan pada APBD II Kabupaten, dari BTT (Biaya Tidak Terduga) milik Bupati Bondowoso,” pungkas Wabup Irwan. (yudis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here