PT. KAI Akan Rubah Jalan Wijaya Kusuma, Begini Tanggapan Bupati Jember

334
Bupati saat bertemu Direksi PT. KAI Daop 9 dan menyampaikan keberatanatas rencana penutupan jalan Wijaya Kusuma

JEMBER – Rencana pengembangan Stasiun Kereta Api Jember, dengan menata lahan parkir yang ada di bagian depan stasiun oleh Daop 9 PT KAI Jember, mendapat tanggapan dari orang nomor satu di jajaran Pemkab Jember, Bupati dr. Hj. Faida MMR.

Seperti diketahui, rencana pengembangan tersebut, pihak Daop 9 PT. KAI Jember, ingin area stasiun menjadi tertutup dengan memindahkan jalan Wijaya Kusuma ke lahan milik PT. KAI. Namun, Bupati Jember keberatan atas rencana tersebut.

Alasan keberatan ini disampaikan Bupati Jember kepada jajaran direksi Daop 9. PT. KAI Jember di aula Tamya Loka Pendopo Pemkab Jember pada Rabu (2/1/2019). Menurut Bupati Faida, rencana pemindahan jalan Wijaya Kusuma yang merupakan jalan Kabupaten ke lahan PT. KAI tanpa minta persetujuan Pemkab Jember.

“Saat ini bukan waktu yang pas untuk membahas topik jalan tersebut, dan sebab semuanya sudah berjalan, saat ini kita ingin menambah jalan, bukan mengurangi, semua ada prosedurnya, rencana Daop 9 dengan memindah jalan Wijaya Kusuma tidak ada dalam masterplan pemkab Jember, karena memang tidak ada perencanaan dari PT. KAI,” ujar Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR.

Pemkab Jember sendiri saat ini masih mengkaji Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) pengajuan pemindahan jalan Wijaya Kusuma oleh pihak PT. KAI, karena jalan yang semula lurus harus berbelok dengan membentuk letter ‘U’.

Sementara Vice President Daop 9 PT KAI Jember Joko Widagdo dalam kesempatan tersebut menyampaikan, bahwa pemindahan jalan Wijaya Kusuma lama yang ada di depan staisun Jember ke jalan Wijaya Kusuma yang baru di sisi selatan lahan parkir milik PT. KAI, beralasan ingin memberikan kenyamanan pada customer PT. KAI.

Dimana customer PT. KAI yang memarkir kendaraannya untuk menuju stasiun tidak harus menyeberang jalan dan merasa terganggu dengan lalu lintas yang ada di jalan Wijaya Kusuma.

“Jalan Wijaya Kusuma lama yang memisahkan areal parkiran dengan stasiun, itu rencananya dipindahkan ke Jalan Wijaya Kusuma yang baru, sebelahnya parkiran. Sehingga, ruang stasiun dan parkiran menjadi ruang tertutup,” ujar Joko Widagdo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here