Ratusan Kades di Bondowoso Desak Bupati Copot Plt Kepala BKD

12
Ratusan Kepala Desa beserta perangkat desa saat menggelar aksi di depan halaman kantor bupati (foto : yudi/bharata.co.id)

BONDOWOSO – Ratusan Kepala Desa se Kabupaten Bondowoso menggelar aksi damai di depan halaman Kantor Bupati, Selasa (8/10/2019). Mereka datang bersama perangkatnya, guna meminta Bupati KH Salwa Arifin memberikan sanksi kepada Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

Pasalnya, Ahmad Prayitno, Plt Kepala BKD telah melontarkan statemen yang menyatakan jika desa bukan bagian dari pemerintahan, usai menggelar konferensi pers terkait carut marutnya mutasi 192 pejabat, beberapa waktu lalu.

Bahkan, ratusan Kades yang tergabung dalam Sentra Komunikasi Aliansi Kepala Desa (SKAK), meminta bupati untuk memberikan sanksi tegas dan mencopot Plt Kepala BKD, atas statemennya yang dinilai menyesatkan.

“Kita ada disini, karena statemen yang menyesatkan, seperti yang dilontarkan oleh Plt Kepala BKD, jika kami bukan termasuk bagian dari pemerintah. Oleh karena itu, bupati harus memberikan sanksi tegas,” ucap Sutrisno Ketua (SKAK) saat melakukan orasi di depan kantor bupati.

Dengan kompak ratusan Kades beserta perangkatnya, juga mendesak Pemkab agar menindak tegas pernyataan Plt Kepala BKD yang memicu konflik di pemerintahan.

“Apabila Bupati tidak bisa mengganti atau mencopot Plt Kepala BKD, maka kami akan melakukan aksi yang lebih besar lagi,” ungkapnya.

Sementara menurut Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Ahmad Dhafir mengatakan, sangat prihatin dengan keadaan yang selama ini tenang dan kondusif tiba-tiba gaduh lantaran pernyataan dari seorang pejabat.

Namun, pihak Pemkab, baik Bupati KH Salwa Arifin maupun Sekda tidak menemui peserta aksi. Kemudian aksi yang berlangsung damai tersebut dilanjutkan ke gedung DPRD. (yudi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here